PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Jelang akhir pekan terakhir di bulan Mei 2026, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru kembali menemukan adanya potensi hotspot di wilayah Riau, Jumat (29/5/2026).
Menurut Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru Alfa Nataris, berdasarkan pantauan radar citra satelit sejak pukul 23.00 WIB, terdapat tiga titik panas (hotspot) di Provinsi Riau. Ketiga hotspot tersebut masing-masing terdeteksi di Kabupaten Rokan Hulu, Indragiri Hulu, dan Kabupaten Pelalawan.
Secara keseluruhan, jumlah hotspot di Pulau Sumatera mencapai 219 titik. Sumatera Selatan menjadi provinsi dengan jumlah hotspot terbanyak yakni 60 titik, disusul Aceh 39 titik, Jambi 30 titik, Bengkulu 25 titik, dan Bangka Belitung 24 titik.
Baca Juga: BPBD Kampar Sebut Cuaca Cerah, Warga Tetap Diminta Waspadai Hujan Lebat dan Angin Kencang
Sementara itu, untuk prakirakan cuaca di Provinsi Riau masih didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Meski demikian, hujan ringan masih berpotensi mengguyur sejumlah daerah pada sore hingga dini hari.
Dimana sejak pagi hari, hujan ringan hingga sedang terpantau terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti dan Kabupaten Indragiri Hilir.
Sedangkan siang hari cuaca didominasi cerah berawan hingga berawan. Memasuki sore hari, hujan dengan intensitas ringan diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hulu dan Kampar.
Pada malam hingga dini hari, hujan ringan berpotensi turun di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Kota Dumai, Bengkalis, Pelalawan, Indragiri Hulu, dan Kabupaten Indragiri Hilir.
Suhu udara diperkirakan berkisar antara 23 hingga 35 derajat Celsius dengan kelembapan udara 55 hingga 99 persen. Angin bertiup dari arah selatan hingga barat laut dengan kecepatan 10 hingga 30 kilometer per jam. Untuk wilayah perairan, tinggi gelombang laut di perairan Provinsi Riau diprakirakan berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter atau kategori rendah sehingga relatif aman bagi aktivitas pelayaran skala kecil hingga menengah.
"BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan meskipun jumlah hotspot di Riau masih tergolong rendah dan gunakan tabir surya saat berada diluar ruangan," tuturnya.
Editor : Rinaldi