PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - SEBAGAI upaya untuk menjaga ketersediaan bahan pokok di tengah masyarakat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Riau, melaksanakan kegiatan operasi pasar murah secara rutin yang tersebar di kabupaten/kota.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Provinsi Riau Taufiq OH melalui Kabid Perdagangan Dalam Negeri Tetty Nurdianti menyebutkan pada pekan pertama Juni ini akan diadakan sebanyak empat kali kegiatan pasar murah.
“Untuk pekan ini, kita gelar sebanyak empat kali. Karena bertepatan dengan Libur Nasional Hari Lahir Pancasila, operasi pasar murah dimulai pada Selasa,” kata Tetty.
Baca Juga: DPRD Riau Sebut PTPN IV Regional III Lampaui Kewajiban 20 Persen
Tetty menyebutkan, untuk Selasa, 2 Juni bakal digelar di Halaman Kantor Lurah Minas Timur, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak. Sementara pada Rabu, 3 Juni digelar di Halaman Kantor Kelurahan Industri, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru.
“Pada 4 Juni, di Jalan Limbungan, Gang Gajus, RT 01 RW 10, Kelurahan Limbungan, Kecamatan Rumbai Timur, dan Jumat, 5 Juni di Halaman Kantor Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru,” ungkap Tetty.
“Operasi pasar murah digelar pada pukul 09.00 WIB. Kita harapkan masyarakat dapat mengantre dengan tertib. Dan kami mengimbau agar membawa kantong belanja dari rumah, guna mengurangi penggunaan kantong plastik,” ujarnya.
Baca Juga: Waspada, Gajah Bisa Kembali
Tersedia beras SPHP Rp60 ribu per 5 kilogram, beras anak daro dan beras sokan Rp165 ribu per 10 kg, beras sokan dan beras anak daro Rp83 ribu per 5kg.
“Untuk gula pasir dibandrol dengan harga Rp18 ribu per kg, minyak goreng kemasan minyakita Rp15.500 per bungkus,” katanya.
Kemudian, untuk garam krista Rp2 ribu per 200gram, garam nusantara Rp2 ribu per 250 gram dan telur Rp49 ribu per papan. Sementara itu cabai merah, bawang merah, bawang putih menyesuaikan harga petani.(sol)
Laporan SOLEH SAPUTRA, Pekanbaru
Editor : Arif Oktafian