Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Proses Pemulangan Jemaah Haji Riau Berjalan Lancar

Tim Redaksi • Selasa, 9 Juni 2026 | 10:27 WIB
Jemaah Haji Pekanbaru saat tiba di kawasan Bandar Seni Raja Ali Haji setelah menjalankan ibadah haji di tanah suci Makkah, Sabtu (6/6/2026). (EVAN GUNANZAR/RIAU POS)
Jemaah Haji Pekanbaru saat tiba di kawasan Bandar Seni Raja Ali Haji setelah menjalankan ibadah haji di tanah suci Makkah, Sabtu (6/6/2026). (EVAN GUNANZAR/RIAU POS)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Proses pemulangan jemaah haji Provinsi Riau Tahun 1447 H/2026 M terus berjalan. Hingga kedatangan Kloter BTH 06, sebanyak 1.768 jemaah dan petugas haji Riau telah kembali ke Tanah Air melalui Debarkasi Batam.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon, mengatakan jumlah tersebut terdiri dari 1.741 jemaah haji, 8 Petugas Haji Daerah (PHD), 3 pembimbing KBIHU, dan 16 petugas kloter. Sementara itu, masih terdapat satu jemaah asal Kabupaten Kampar dari Kloter BTH 05 yang menjalani perawatan di Makkah bersama seorang pendamping.

Pada pemulangan Kloter BTH 06, sebanyak 445 orang yang terdiri dari 439 jemaah, 2 PHD, dan 4 petugas kloter tiba di Tanah Air. Kloter ini berasal dari Kabupaten Rokan Hilir, Kepulauan Meranti, Kampar, dan Kota Dumai. Namun, satu jemaah Kloter BTH 06 harus dirujuk ke Rumah Sakit Awal Bros Botania Batam untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Baca Juga: Sopir Ambulans dan Pasien Selamat, Tiga Penumpang Tewas

“Proses pemulangan jemaah haji Riau berjalan dengan baik. Kloter BTH 06 telah kembali ke Tanah Air dalam keadaan selamat. Kami terus melakukan pemantauan dan koordinasi agar seluruh jemaah dapat kembali ke daerah masing-masing dengan nyaman dan aman,” ujar Defizon, Senin (8/6).

Kloter BTH 06 menggunakan pesawat Saudi Airlines nomor penerbangan SV 5186 yang berangkat dari Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah pukul 08.30 Waktu Arab Saudi dan mendarat di Batam sesuai jadwal setelah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji. Defizon juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas yang telah memberikan pelayanan kepada jemaah sejak keberangkatan, selama berada di Arab Saudi, hingga proses pemulangan ke Indonesia.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh petugas haji yang telah bekerja keras melayani jemaah. Semoga seluruh jemaah menjadi haji yang mabrur dan membawa keberkahan bagi keluarga serta daerahnya masing-masing,” katanya.

Baca Juga: 9 Sekolah Belum Kembalikan Kelebihan Bayar Seragam

Sementara itu, selama penyelenggaraan ibadah haji tahun ini tercatat 10 jemaah haji asal Riau meninggal dunia. Rinciannya, satu orang wafat di Madinah, enam orang wafat di Makkah, dan tiga orang wafat sebelum keberangkatan, yakni dua orang meninggal di Batam sebelum terbang ke Arab Saudi dan satu orang meninggal di daerah asal.

Seluruh Jemaah Haji Meranti Sampai

Sebanyak 110 jemaah haji asal Kabupaten Kepulauan Meranti akhirnya kembali ke Tanah Air setelah menunaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Seluruh jemaah yang tergabung dalam Kloter BTH-06 tiba dengan selamat melalui Batam sebelum melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman masing-masing, Senin (8/6).

Kepulangan para jemaah disambut penuh rasa syukur oleh keluarga yang telah menanti sejak siang hari di Pelabuhan Tanjung Harapan, Selatpanjang. Tangis haru dan pelukan hangat mewarnai pertemuan kembali setelah lebih dari sebulan berpisah.

Sebelumnya, Ahad (7/6) malam, Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin menyambut langsung kedatangan para jemaah di Asrama Haji Batam. Ia memastikan seluruh jemaah asal Meranti tiba dalam kondisi selamat setelah menjalani perjalanan panjang dari Arab Saudi.

Baca Juga: Dua Hari 8 Nyawa Melayang, Waspada 2 Titik Tol Pekanbaru-Dumai Ini Rawan bagi Pengendara Berpotensi Kelelahan, HK Ungkap Beberapa Penyebab Kecelakaan

“Alhamdulillah jemaah kita sudah sampai di Batam dengan selamat. Semoga seluruh rangkaian perjalanan hingga kembali ke rumah masing-masing berjalan lancar,” ujar Muzamil.

Pemerintah daerah juga mengingatkan para jemaah untuk menjaga kondisi kesehatan setelah menjalani ibadah dan perjalanan yang cukup melelahkan. Para jemaah diminta beristirahat dengan cukup sebelum melanjutkan perjalanan laut menuju Kepulauan Meranti.

Sementara itu, saat tiba di Selatpanjang, penyambutan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti Sudandri Jauzah yang mewakili pemerintah daerah. Ia menyampaikan apresiasi atas kelancaran pelaksanaan ibadah haji tahun ini serta berharap para jemaah dapat membawa nilai-nilai positif yang diperoleh selama berada di Tanah Suci ke tengah masyarakat.

“Kami bersyukur seluruh jemaah kembali dalam keadaan sehat dan selamat. Semoga menjadi haji yang mabrur dan dapat menjadi teladan di lingkungan masing-masing,” kata Sudandri.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab Kepulauan Meranti, Syafrizal, menjelaskan jumlah jemaah haji asal Meranti tahun ini sebanyak 110 orang, terdiri dari 47 laki-laki dan 63 perempuan.

Ia menambahkan, tidak seluruh jemaah mengikuti prosesi penyambutan di Selatpanjang. Sebagian jemaah yang berasal dari Kecamatan Tebingtinggi Timur dan Kecamatan Rangsang langsung turun di Pelabuhan Tanjungsamak untuk memudahkan akses menuju kampung halaman mereka.

“Pemerintah daerah telah menyiapkan seluruh kebutuhan pemulangan agar para jemaah dapat kembali ke daerah masing-masing dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Jemaah haji asal Kepulauan Meranti diketahui berangkat ke Tanah Suci pada 28 April 2026 melalui Embarkasi Batam dan tergabung dalam Kloter BTH-06 bersama jemaah dari Kabupaten Indragiri Hulu dan Kota Dumai. (ilo/wir/dac)

 

Editor : Arif Oktafian
#Haji 2026 #pemulangan jemaah haji #jemaah haji riau