PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Sebanyak enam jemaah haji asal Provinsi Riau harus menjalani perawatan di rumah sakit di Kota Batam setelah tiba dari Tanah Suci. Mereka masih dirawat karena mengalami gangguan kesehatan dan belum dapat melanjutkan perjalanan pulang ke daerah.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon, mengatakan enam jemaah yang dirawat terdiri dari dua orang jemaah Kloter BTH 03, satu orang jemaah Kloter BTH 04, dan tiga orang jemaah Kloter BTH 05.
Para jemaah menjalani perawatan di Rumah Sakit Awal Bros Botania Batam. Menurut Defizon, jemaah mengalami kondisi kesehatan yang memerlukan penanganan medis sebelum diperbolehkan melanjutkan perjalanan pulang.
Baca Juga: 15 Kandidat Terbaik Berebut Lima Jabatan Strategis di Pemkab Kampar, Ini Daftar Namanya
Di sela menunggu kedatangan jemaah haji Kloter BTH 06, Defizon berkesempatan menjenguk para jemaah yang sedang dirawat di Batam.
"Alhamdulillah saya berkesempatan menjenguk jemaah haji BTH 05 asal Kabupaten Kampar yang dirawat di rumah sakit Batam. Saya doakan semoga lekas sembuh dan dapat kembali ke daerah masing-masing," ujarnya.
Defizon menambahkan, setelah kondisi kesehatan jemaah membaik dan dinyatakan layak terbang oleh tim medis, proses kepulangan ke daerah asal akan difasilitasi oleh pihak travel angkutan domestik PT Krakatau.
Baca Juga: Polres Rohil Identifikasi dan Amankan Terduga Pelaku Video Viral Pengancaman
"In sya Allah setelah sehat, kepulangan jemaah ke daerah asal menjadi tanggung jawab pihak travel angkutan domestik PT Krakatau," katanya.
Proses pemulangan jemaah haji Provinsi Riau Tahun 1447 H/2026 M terus berjalan. Hingga kedatangan Kloter BTH 06, sebanyak 1.768 jemaah dan petugas haji Riau telah kembali ke Tanah Air melalui Debarkasi Batam.
Jumlah tersebut terdiri dari 1.741 jemaah haji, 8 Petugas Haji Daerah (PHD), 3 pembimbing KBIHU, dan 16 petugas kloter.(ilo)
Editor : Edwar Yaman