Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penanganan Abrasi dan Perbaikan Jalan Mendesak

A
Penulis: Abu Kasim❯
Komisi II DPRD Bengkalis menggelar rapat kerja (Raker) bersama  Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau terkait kondisi infrastruktur daerah yang memprihatinkan, khususnya penanganan abrasi pantai di Pulau Bengkalis dan Rupat, Senin (27/7/2026). (Humas DPRD Bengkalis untuk riau pos)
Komisi II DPRD Bengkalis menggelar rapat kerja (Raker) bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau terkait kondisi infrastruktur daerah yang memprihatinkan, khususnya penanganan abrasi pantai di Pulau Bengkalis dan Rupat, Senin (27/7/2026). (Humas DPRD Bengkalis untuk riau pos)

Advertisement

 

BENGKALIS (RIAUPOS.CO)- Komisi II DPRD Kabupaten Bengkalis mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, memerioritaskan penanganan abrasi pantai, pembangunan pemecah gelombang, peningkatan jalan provinsi, serta optimalisasi sistem air bersih di Kabupaten Bengkalis agar dapat diakomodasi dalam program pembangunan tahun anggaran 2027. 

Anggota Komisi II DPRD Bengkalis Hendra Jeje ketika bertemu dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau menyampaikan kondisi abrasi di Pulau Bengkalis yang semakin mengkhawatirkan. Karena berdampak pada permukiman warga dan garis pantai, sehingga memerlukan penanganan segera. 

Advertisement

“Ini perlu perhatian serius dan penanganan segera oleh pemerintah provinsi dan pusat. Karena kondisi abrasi saat ini sangat mengkhawatirkan,” ujarnya Senin (27/7).

Sementara itu, Zamzami Harun anggota dewan lain, juga menekankan pentingnya evaluasi terhadap infrastruktur pemecah gelombang yang telah dibangun di Pulau Rupat sebagai bahan perencanaan pembangunan lanjutan di kawasan pesisir.

Advertisement

Wakil ketua Komisi II, Tairan juga mendorong keterlibatan perusahaan melalui program tanggung jawab sosial (CSR), khususnya untuk mendukung perbaikan akses jalan di kawasan Simpang Intan.

Ketua Komisi II Syafroni Untung mengatakan, meskipun kondisi keuangan daerah masih terbatas, pihaknya akan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat agar masuk dalam program pembangunan tahun 2027.

“Kami berharap usulan seperti penanganan abrasi dan peningkatan jalan provinsi di Bengkalis dapat menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Riau,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Bina Marga PUPR Provinsi Riau Heru Rizal yang juga  Plt Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman menjelaskan bahwa keterbatasan fiskal menyebabkan sejumlah program fisik tahun 2026 harus ditunda. 

Meski demikian, ia memastikan usulan yang disampaikan DPRD Bengkalis akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program tahun 2027, termasuk pembangunan pemecah gelombang dan perbaikan jalan provinsi.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Terancam Abrasi dari Selat Malaka, M4CR Rehabilitasi Mangrove di Bengkalis 

Terancam Abrasi dari Selat Malaka, M4CR Rehabilitasi Mangrove di Bengkalis 

Provincial Project Implementation Unit (PPIU) Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) Riau menginisiasi penanaman mangrove di Bengkalis

Komisi I dan Kesbangpol Bengkalis Perkuat Koordinasi 

Komisi I dan Kesbangpol Bengkalis Perkuat Koordinasi 

Komisi I DPRD Bengkalis dan Kesbangpol Riau memperkuat koordinasi untuk menjaga stabilitas politik, demokrasi, dan kerukunan masyarakat.

Momen Hari Jadi, Perkuat Sinergisitas Antardaerah

Momen Hari Jadi, Perkuat Sinergisitas Antardaerah

Pimpinan DPRD Bengkalis menghadiri HUT ke-27 Kabupaten Siak dan Pelalawan untuk memperkuat sinergi antardaerah dan mendukung pembangunan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer