PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Riau terpaksa menghentikan sementara operasional mereka, dalam menjalankan penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal tersebut dikarenakan terdapat kendala dalam hal penyaluran dana dari pihak pemerintah pusat.
Seperti yang terjadi di SPPG Kampung Dalam, Kabupaten Siak. Dalam berita acara yang diterima Riaupos.co, pihak SPPG memberitahukan kepada seluruh sekolah penerima manfaat di wilayah SPPG-nya bahwa pihaknya untuk sementara menghentikan penyaluran program MBG.
Dalam surat berita acara tersebut, disampaikan bahwa manajemen dari SPPG Siak Kampung Dalam akan berhenti beroperasi hingga Waktu yang tidak dapat ditentukan.
“Kami mendapati bahwa dana anggaran yang tersedia saat ini tidak mencukupi untuk menutupi biaya operasional produksi dan bahan baku serta distribusi sesuai dengan standar gizi yang ditetapkan. Keterbatasan anggaran ini disebabkan oleh keterlambatan pencairan dana, sehingga kami tidak dapat memaksakan distribusi tanpa mengurangi kualitas/porsi makanan,” isi di dalam berita acara tersebut.
Baca Juga: Bupati Bengkalis Tegaskan Tak Ada Titipan dan Jual Beli Kursi pada SPMB
Mengingat hal tersebut di atas, pihaknya menyampaikan bahwa distribusi MBG SPPG Siak Kampung Dalam pada 10 Juni 2026 tidak dapat dilaksanakan hingga waktu yang tidak dapat ditentukan atau sampai dana anggaran kembali mencukupi.
“Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan ini dan berharap Bapak/Ibu dapat memakluminya. Kami akan segera memberikan informasi lebih lanjut jika terdapat perbaikan situasi anggaran. Demikian surat ini kami sampaikan. Atas pengertian dan kerja samanya kami ucapkan terima kasih,” tutup surat tersebut.
Hal yang sama juga terjadi di Pekanbaru, pihak SPPG juga sudah menghentikan operasional dapurnya karena terkendala penyaluran dana.
“Benar, kami menghentikan sementara operasional SPPG. Mungkin 1-2 hari ini,” ujar Kepala SPPG yang enggan disebutkan namanya tersebut.
Baca Juga: Kabupaten Kuansing Jadi Tuan Rumah MTQ Ke-44 Provinsi Riau
Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Pekanbaru Dr Syartiwidya sebagai penanggung jawab program MBG untuk wilayah provinsi Riau, Kepri dan Sumatera Barat data dikonfirmasi membenarkan informasi tersebut.
“Karena tidak cair dananya,” ujarnya.
Saat ditanyakan kembali kapan SPPG tersebut akan kembali beroperasi menjalankan program MBG, ia menyebutkan bahwa program akan berjalan kembali saat dananya sudah cair.
“Sampai dananya cair. Setiap Senin atau Kamis akan cair,” sebutnya.(sol)
Editor : Edwar Yaman