Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Antisipasi Kecelakaan di Jalan Tol, Hutama Karya Rutin Laksanakan Operasi Microsleep 

Bayu Saputra • Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:17 WIB
Petugas dari Pt Hutama Karya (Persero) bersama pihak kepolisian memberikan brosur pendauan keselamatan berlalu lintas saat berada di Jalan Tol saat Operasi micro sleep di KM 45 Ruas Tol Permai, Jumat (12/6/2026). (Arif Oktafian/Riaupos.co)
Petugas dari Pt Hutama Karya (Persero) bersama pihak kepolisian memberikan brosur pendauan keselamatan berlalu lintas saat berada di Jalan Tol saat Operasi micro sleep di KM 45 Ruas Tol Permai, Jumat (12/6/2026). (Arif Oktafian/Riaupos.co)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - PT Hutama Karya (HK) bersama Polri menggelar operasi simpatik microsleep di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Tol Pekanbaru Dumai (Permai). Kegiatan ini dipusatkan di rest area Km 45 Jalur Ambon atau arah Kota Pekanbaru menuju Kota Dumai pada Jumat (12/06/2026) hingga Sabtu dini hari.

Operasi yang dimulai pukul 23.00 WIB, menyasar para pengguna jalan bebas hambatan untuk dicek kondisi fisiknya. Pantauan Riaupos.co di lapangan tim gabungan dari pihak HK, Polisi Jalan Raya (PJR) Tol Ditlantas Polda Riau serta Satlantas Polres Siak memeriksa keadaan fisik pengemudi, dengan bertanya asal dan tujuan perjalanan. 

Jika ditemukan pengemudi yang mengantuk diinstruksikan untuk beristirahat di rest area Tol Permai dengan waktu minimal 30 menit. Selain memeriksa keadaan fisik pengendara, tim yang bertugas pada operasi ini juga memberikan bingkisan berupa snack dan segelas kopi bagi pengendara serta melakukan pemasangan scotlight atau stiker pemantul cahaya di kendaraan dengan bermuatan besar serta angkutan umum yang melintas di rest area Km 45. 

Baca Juga: Siswa dan Guru Antusias Ikuti Workshop Pembuatan dan Olahan Tempe

Selain itu petugas juga memberikan flyer yang beriaikan panduan keselamatan berkendara saat berada di jalan tol, didalam flyer tersebut juga terdapat sebuah barcode yang dapat digunakan oleh pengendara untuk membuat laporan, jika mengalami masalah pada kendaraaan selama berada di jalan tol, yang kemudian laporan tersebut di terima oleh pihak Hutama Karya untuk diberikan pertolongan.

Section Head Operasi Sumbagteng Pt. Hutama Karya (Persero) Yoni Satyo menjelaskan, upaya ini dilakukan pengelola jalan tol untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang dominan terjadi akibat human error.

"Dalam pelaksanaannya tadi kami melakukan survey kepada pengguna jalan, kami ingin memastikan kondisi fisik mereka dalam konidisi fit dalam bekendara, dengan adanya survey tersebut harapan kita seluruh pengguna jalan tol khususnya di Tol Permai bisa selamat sampai tujuan," jelas Yoni.

Baca Juga: Aneh! Kuota Tak Dikurangi, tapi Masyarakat Kabupaten Bengkalis Tetap Sulit Dapatkan BBM Jenis Pertalite

Selanjutnya Yoni mengatakan operasi microsleep ini rutin diselenggarakan sebanyak dua kali dalam kurun waktu satu bulan. Selain operasi Micro Sleep HK juga melakukan operasi simpatik di Gerbang Tol Hutama Karya.

"Kami juga rutin melakukan operasi simpatik untuk menyapa para pengguna tol yang memasuki gerbang tol kita, dan juga kami melakukan pemeriksaan lampu belakang dari pengendara, jika kami temukan lampu belakang tidak menyala dengan baik, kami melakukan upaya yaitu menempelkan stiker refltektif untuk menggantikan lampu," kata Yoni.

Sebagaimana diketahui, seperti yang diberitakan sebelumnya, kecelakaan pertama terjadi pada Sabtu (6/6/2026) subuh yang merenggut lima korban jiwa. 

Baca Juga: Ketika Negara Penganut Rasialisme, Menjadi Penyelenggara Piala Dunia

Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Tol Pekanbaru-Dumai KM 46+200 Jalur A, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.

Peristiwa tersebut melibatkan satu unit mobil mini bus bernomor polisi BH 7013 RU dan satu unit dump truk Hino BM 9064 VU. Akibat kecelakaan itu, lima orang meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka-luka.

Empat korban dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara satu korban lainnya meninggal dunia setelah sempat mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan.

Hanya berselang satu hari, kecelakaan fatal kembali terjadi pada Ahad (7/6/2026) malam di titik yang berbeda, kali ini melibatkan sebuah mobil ambulans yang sedang membawa pasien darurat. 

Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di ruas Tol Pekanbaru-Dumai. Kali ini melibatkan sebuah ambulans yang membawa pasien penyakit jantung. Kecelakaan terjadi di titik KM 25+800 B, Ahad (7/6/2026) sekitar pukul 23.45 WIB.

Diketahui, ambulans naas tersebut bergerak dari Bagan Siapi-api, Kabupaten Rokan Hilir, hendak menuju Pekanbaru. Ambulans dengan nopol BM 7113 P yang dikemudikan Doni Afrizal (39) terlibat kecelakaan dengan sebuah truk trailer.

Baca Juga: Amerika Serikat V Paraguay: Pulisic Pikul Beban Tuan Rumah

Akibat kejadian tersebut, tiga penumpang ambulans meninggal dunia dan satu orang mengalami luka ringan.

Terkait hal tersebut Yoni mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan beberapa upaya dalam menekan angka kecelakaan, salah satunya dengan memasang kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) yang berfungsi untuk menangkap kecepatan kendaraan pengguna jalan.

"Kamera ETLE kita saat ini sudah ada dua titik dan dalam waktu dekat kita akan menambah dua lagi," kata Yoni.

Menurut Yoni pemasangan ETLE salah satu upaya yang efektif untuk menekan angka kecelakaan dengan merekam kecepatan pengguna jalan dan langsung masuk tilang di Ditlantas Polda Riau.

Selanjutnya, Kasatlantas Polres Siak AKP Denny Maulana Saputra mengingatkan para pengguna jalan agar mengedepankan keselamatan dibandingkan kecepatan waktu tempuh. Pengemudi diminta langsung mengambil tindakan berhenti di tempat istirahat terdekat begitu merasakan tanda-tanda penurunan konsentrasi.

Pihak kepolisian juga meminta masyarakat Riau dan pengguna jalan tol pada umumnya untuk memanfaatkan layanan darurat Call Center 110 secara cepat jika menghadapi kendala teknis atau melihat potensi bahaya di sepanjang jalur tol.(bay)

 

Editor : Edwar Yaman
#operasi microsleep #Hutama Karya #ditlantas polda riau #Tol Permai