PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Riau, Rudy Hendra Pakpahan melaksanakan kunjungan kerja strategis ke Kantor Bupati Kampar di Bangkinang, Senin (29/6/2026). Pertemuan ini merupakan kegiatan koordinasi penguatan layanan Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di tingkat desa dan kelurahan.
Pertemuan tersebut juga terkait kesiapan pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Berdampak dari Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Riau (FH Unri) yang berkolaborasi bersama Kanwil Kemenkumham Riau pada tahun ini.
Rudy Hendra, yang pada kesempatan itu disambut Bupati Kampar Ahmad Yuzar bersama Wakil Bupati Kampar Misharti, menyerahkan langsung penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar. Ini atas keberhasil Kampar meraih Peringkat Terbaik I Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Tingkat Provinsi Riau.
Baca Juga: Cabang Tilawah di Kawasan Astaqa Utama MTQ Riau Sesak Pengunjung
Rudy Hendra Pakpahan mengatakan, Kampar mencatatkan capaian luar biasa dengan membentuk dan mengaktifkan 250 Posbankum, 242 Desa dan 8 Kelurahan. Hingga saat ini, seluruh pos tersebut telah aktif melayani masyarakat dengan total 545 layanan hukum, yang mencakup bantuan hukum/advokasi, konsultasi, hingga rujukan advokat.
''Kami mengapresiasi atas keberhasilan penyelesaian 63 perkara sengketa melalui jalur mediasi di luar pengadilan. Atas capaian ini, Kabupaten Kampar sangat berpotensi menjadi pilot project nasional penyelesaian sengketa di luar sidang. Untuk menguatkannya, Kanwil Kemenkum Riau akan berkoordinasi dengan Pengadilan Tinggi Riau agar hasil mediasi tersebut dapat terdaftar resmi dan memperoleh kekuatan hukum tetap dalam bentuk Akta Van Dading,'' jelas Rudy.
Lebih lanjut, Kepala Kanwil Kemenkum Riau menjelaskan, pihaknya bersama Pemkab Kampar tengah menyiapkan Rancangan Peraturan Bupati (Ranperbup) tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Posbankum sebagai payung hukum formal, termasuk pemberian insentif bagi desa/kelurahan berprestasi.
Baca Juga: Bertarung Nyawa Demi sang Istri, Warga Inhil Duel dengan Buaya
Terkait pilar akademis, sebanyak 292 mahasiswa FH Unri telah disiapkan untuk melaksanakan Kukerta langsung di sejumlah Posbankum Kampar. Hal ini guna melakukan transfer pengetahuan hukum kepada aparatur desa serta membantu pendampingan penyusunan Peraturan Desa.
Merespons pemaparan tersebut Bupati Kampar Ahmad Yuzar menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada Kanwil Kemenkun Riau. Terurama atas penghargaan JDIH yang diraih. Ia juga menyatakan dukungan penuh terhadap seluruh poin penguatan hukum tersebut.
Kunjungan koordinasi yang berlangsung hangat ini diakhiri dengan penyerahan Piagam Penghargaan JDIH secara simbolis dari Rudy Hendra Pakpahan kepada Bupati Kampar. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama jajaran pimpinan yang hadir.
Editor : M. Erizal