RIAUPOS.CO - Empat puluh balita stunting di Kota Pekanbaru mendapat tambahan asupan gizi yang diharapkan dapat membantu memperbaiki tumbuh kembang mereka. Bantuan dari EMP Korinci Baru Limited tersebut menjadi bagian dari kolaborasi perusahaan, pemerintah, puskesmas, dan kader posyandu dalam mendukung percepatan penurunan stunting di Kecamatan Tenayan Raya dan Kecamatan Kulim, akhir pekan lalu.
Pemerintah Kota Pekanbaru mencatat prevalensi stunting mencapai 8,7 persen pada 2024 dan menargetkan angkanya terus menurun melalui berbagai intervensi gizi. Untuk mencapai target tersebut, pemerintah juga mendorong keterlibatan dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial sebagai bagian dari upaya bersama meningkatkan kualitas kesehatan anak.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program nasional tersebut, EMP Korinci Baru Limited menjalankan Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) di bidang kesehatan yang sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting. Program ini menyasar balita stunting di sekitar wilayah operasi perusahaan berdasarkan pendataan dan rekomendasi puskesmas.
Baca Juga: EMP Bentu Kenalkan Gas Alam sebagai Penyangga Ketahanan Energi di Riau
Sebanyak 40 balita menerima paket bantuan berisi sumber karbohidrat, protein hewani, susu formula padat energi untuk anak usia 1–5 tahun, serta vitamin. Seluruh paket disusun berdasarkan rekomendasi tim gizi puskesmas agar sesuai dengan kebutuhan masing-masing anak. Selain itu, EMP Korinci Baru Limited juga menyalurkan bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada lima posyandu di Kecamatan Tenayan Raya dan Kecamatan Kulim berupa susu bagi ibu hamil dan ibu menyusui, biskuit balita, susu UHT, serta PMT lokal.
Area Manager EMP Korinci Baru Limited, Dadi Mulyadi, mengatakan penanganan stunting memerlukan keterlibatan berbagai pihak karena berkaitan dengan kualitas generasi masa depan.
"Melalui program PPM ini kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memperbaiki status gizi balita sekaligus mendukung lahirnya generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas. Sebagai perusahaan hulu migas, kami ingin memastikan keberadaan perusahaan tidak hanya berkontribusi dalam penyediaan energi, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui peningkatan kualitas kesehatan," ujar Dadi.
Ia menambahkan, program tersebut juga diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga dalam memenuhi kebutuhan gizi anak sekaligus memperkuat sinergi antara perusahaan, pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam upaya menekan angka stunting.
Camat Tenayan Raya, Abdul Rahman, S.IP., M.Si mengapresiasi kontribusi EMP Korinci Baru Limited yang mendukung program pemerintah dalam penanganan stunting. Senada dengan itu, Camat Kulim, Fajri Adha, S.STP., M.Si menilai keterlibatan dunia usaha menjadi dukungan penting dalam memperluas jangkauan intervensi gizi bagi masyarakat.
Bagi Helmina, salah seorang orang tua penerima manfaat, bantuan tersebut bukan sekadar paket pangan bergizi, tetapi juga memberikan harapan agar kebutuhan nutrisi anaknya dapat terpenuhi dengan lebih baik. Ia berharap program serupa terus berlanjut sehingga semakin banyak keluarga yang memperoleh dukungan dalam mendampingi tumbuh kembang anak menuju generasi yang lebih sehat.(ose)
Editor : Rindra Yasin