PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Universitas Hang Tuah Pekanbaru (UHTP) terus berupaya mewujudkan visi sebagai universitas unggul. Kali ini, Program Studi S1 Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan, Fakultas Kesehatan UHTP menggelar Workshop Pengembangan dan Review Kurikulum Berbasis Outcome Based Education (OBE). Kegiatan berlangsung selama dua hari, Senin (20/7/2026) hingga Selasa (21/7/2026), di Aula Prof Dr dr Buchari Lapau MPH.
Workshop menghadirkan pakar kurikulum, Desi Sarli MKeb PhD, dosen Kebidanan Universitas Alifah Padang. Kehadiran narasumber ahli diharapkan mampu memberikan penguatan konsep OBE dalam penyusunan kurikulum agar lebih relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan standar pendidikan kebidanan nasional maupun internasional.
Ketua Yayasan Hang Tuah Pekanbaru, dr H Zainal Abidin MPH, dalam sambutan pembukaan mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, workshop ini merupakan langkah strategis meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di UHTP. “Semoga para dosen Kebidanan UHTP semakin terampil. Kami berharap lulusan UHTP tidak hanya terserap di Provinsi Riau dan Indonesia, tetapi juga di kawasan Timur Tengah,” ujarnya.
Baca Juga: Kejati Riau Kawal Bisnis Angkasa Pura Berjalan Sesuai Koridor Hukum
Senada dengan itu, Rektor UHTP, Assoc Prof Ns Lita MKep PhD menyampaikan workshop ini bagian dari peninjauan kembali kurikulum yang harus dilakukan secara berkala.
“Kurikulum perlu dievaluasi agar sesuai perkembangan ilmu dan kebutuhan masyarakat. Kita tidak bisa menggunakan kurikulum yang sama terus-menerus,” katanya.
Kegiatan ini juga menghadirkan para pemangku kepentingan atau stakeholder, mulai dari pengguna alumni, alumni, hingga mahasiswa. Masukan dari mereka menjadi bahan penting dalam merumuskan kekurangan kurikulum sebelumnya. “Dari masukan itu kita akan susun kurikulum baru dan finalisasi bersama narasumber yang ahli di bidang kurikulum,” jelas Rektor.
Baca Juga: Pengisian Jabatan Sekwan Masih Berproses, DPRD Kampar Belum Ambil Keputusan
Melalui workshop ini, UHTP optimis dapat menghasilkan kurikulum S1 Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan yang berbasis OBE, berorientasi pada capaian pembelajaran, serta mampu melahirkan bidan profesional, kompeten, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global.
Sementara itu, Ketua Prodi S1 Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan, Fakultas Kesehatan UHTP Rita Afni SST MKes menyampaikan harapannya terhadap worskshop dapat menghasilkan kurikulum yang adaptif, sesuai standar kompetensi, kebutuhan pelayanan kesehatan dan perkembangan ilmu kebidanan sehingga mampu menghasilkan lulusan yang profesional, kompeten dan berdaya saing sesuai dengan kebutuhan masyarakat.(nto/c)
Editor : Edwar Yaman