PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Ketua Komisi III DPRD Riau, Edi Basri, berharap proses seleksi jajaran Komisaris dan Direksi PT Bank Riau Kepri Syariah (BRKS) menghasilkan figur-figur profesional yang mampu meningkatkan kinerja perusahaan, memperbesar kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap bank milik daerah tersebut.
Harapan itu disampaikan Edi Basri menyusul pengumuman hasil seleksi administrasi calon Komisaris Utama, Komisaris Independen, Direktur Utama, Direktur Operasional, Direktur Dana dan Jasa, serta Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko BRKS yang telah dirilis oleh Panitia Seleksi.
Menurut Edi, prinsip yang disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau agar mengutamakan putra daerah patut menjadi perhatian. Namun, ia menegaskan bahwa aspek profesionalisme tetap harus menjadi prioritas utama agar BRKS mampu berkembang menjadi bank daerah yang semakin kuat dan kompetitif.
“Apa yang menjadi concern yang disampaikan Plt Gubri tentu harus menjadi perhatian. Kita memang memandang penting adanya orang daerah, tetapi agar BRKS benar-benar bisa maju, kita harus mencari orang yang profesional,” kata Edi Basri, Senin (3/8/2026).
Ia menilai, struktur kepengurusan yang belum lengkap selama ini justru berdampak terhadap citra dan kualitas perusahaan. Menurutnya, sebagai lembaga keuangan, BRKS sangat bergantung pada tingkat kepercayaan publik.
“Dengan belum lengkapnya struktur saat ini, itu menurunkan grade perusahaan kita. Padahal bisnis bank adalah bisnis kepercayaan. Karena itu, posisi-posisi strategis harus segera diisi oleh orang-orang yang memiliki kompetensi,” ujarnya.
Baca Juga: Aura Hari Jadi Provinsi Riau Sudah Terasa di Kanwil Kemenkum, Pegawai Kompak Berbusana Melayu
Politisi Partai Gerindra itu juga berharap Panitia Seleksi (Pansel) dapat mengakomodasi prinsip-prinsip yang telah disampaikan Plt Gubernur Riau sehingga hasil seleksi mampu membawa BRKS ke arah yang lebih baik.
“Pansel harus mengakomodir prinsip yang disampaikan oleh Plt Gubri agar BRKS bisa maju seperti yang kita harapkan,” katanya.
Edi menambahkan, DPRD Riau sejak lama mendorong agar pengisian jabatan di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), termasuk BRKS, dilakukan secara profesional dan tidak berlarut-larut.
“Dari dulu sudah kita sampaikan, tolong utamakan pembenahan BUMD. Sekarang BRKS yang paling mendesak, tetapi sampai hari ini juga belum tuntas,” ungkapnya.
Ia menegaskan, DPRD akan memberikan dukungan penuh kepada siapa pun yang terpilih, selama mampu membawa dampak positif bagi perusahaan dan daerah.
“Bagi kami, siapa pun nama-nama yang nantinya mampu memberikan PAD lebih besar bagi daerah, itulah yang kami dukung,” tegasnya.
Baca Juga: Pedagang Datangi DPRD Pekanbaru Minta HGB Diperpanjang
Sebelumnya, Panitia Seleksi BRKS telah mengumumkan hasil seleksi administrasi calon Komisaris dan Direksi berdasarkan Berita Acara Panitia Seleksi Nomor 12/PANSEL/BRKS/2026 tanggal 30 Juni 2026. Para peserta yang dinyatakan lolos akan mengikuti tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (fit and proper test) yang dilaksanakan oleh Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) di Jakarta serta Panitia Seleksi di Pekanbaru.
Selain itu, masyarakat juga diberikan kesempatan menyampaikan informasi mengenai rekam jejak para calon kepada Panitia Seleksi selama periode 31 Juli hingga 19 Agustus 2026 sebagai bagian dari proses penilaian sebelum penetapan pejabat definitif BRKS.(nda)
Editor : Eka G Putra