PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Ketua DPRD Riau Kaderismanto meminta PT Pertamina segera mencari solusi konkret terkait antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Riau.
Kaderismanto mengatakan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di beberapa SPBU.
Menurutnya, kondisi tersebut cukup menyulitkan masyarakat, khususnya warga yang berprofesi sebagai sopir. Sebab, sebagian besar konsumen solar merupakan kendaraan angkutan yang memiliki peran penting dalam mobilitas dan distribusi barang.
Baca Juga: Peluang Merebut Juara Masih Terbuka, Lima Jalur Inhu Melaju ke Putaran Kedua
“Kami mendapat laporan dari masyarakat terkait adanya antrean solar di beberapa SPBU. Ini cukup menyulitkan warga, apalagi mereka yang berprofesi sebagai sopir,” ujar Kaderismanto, Rabu (19/8/2026).
Ia menilai, persoalan antrean solar tidak hanya berdampak pada pengendara yang harus menghabiskan waktu lebih lama di SPBU. Jika tidak segera ditangani, kondisi tersebut juga berpotensi menimbulkan dampak lanjutan terhadap aktivitas masyarakat dan perekonomian.
Karena itu, Kaderismanto meminta Pertamina segera melakukan evaluasi dan mencari solusi konkret agar persoalan antrean solar tidak terus terjadi.
Baca Juga: Target PAD Pekanbaru 2027 Diproyeksikan Rp1,4 Triliun
“Kami meminta Pertamina segera mencarikan solusi konkret. Jangan sampai antrean ini terus terjadi dan menimbulkan multiplier effect,” katanya.
Menurut Kaderismanto, antrean panjang di SPBU dapat berdampak terhadap keterlambatan distribusi barang, terutama karena kendaraan angkutan menjadi salah satu konsumen utama solar.
Selain itu, antrean kendaraan yang mengular hingga ke badan jalan juga berpotensi menimbulkan kemacetan dan mengganggu kelancaran lalu lintas.
Baca Juga: Meranti Bidik Sumber PAD Sektor Sagu dan Sarang Walet
“Jangan sampai persoalan antrean ini kemudian menyebabkan keterlambatan distribusi, kemacetan dan dampak lainnya. Karena itu, harus segera dicarikan solusi,” tegasnya.
Kaderismanto berharap Pertamina dapat memastikan ketersediaan dan penyaluran solar berjalan dengan baik, sehingga kebutuhan masyarakat, khususnya sektor transportasi dan angkutan, tidak terganggu.
Ia juga meminta agar persoalan tersebut menjadi perhatian bersama sehingga pelayanan BBM kepada masyarakat dapat berjalan lebih tertib dan lancar.
Editor : M. Erizal