BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) - Pelaksanaan pemilhan kepala daerah di Rokan Hilir (Rohil) diwarnai dengan adanya gugatan Perselihan Hasil Pilkada (PHP). Terdapat dua pasangan calon (paslon) yang mewarnai kontestasi pilkada serentak di Rohil tersebut. Yakni H Bistamam dan Jhony Charles (Bijak) yang merupakan paslon nomor urut 2 dan paslon nomor urut 1, Afrizal-Setiawan (Asset).
Pada pleno rekapitulasi perolehan suara yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rohil, beberapa waktu lalu, ditetapkan paslon Bijak memperoleh sebanyak 172.410 suara, sedangkan Asset sebanyak 126.701 suara.
Angka total perolehan para paslon itu diperoleh dari seluruh rekapitulasi suara tiap kecamatan. Selanjutnya ditetapkan oleh KPU Rohil dalam Keputusan KPU Rohil Nomor 1508 Tahun 2024 tentang Penetapan Hasil Pemilihaan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Rohil 2024.
Berkaitan dengan paslon Bijak yang unggul dari segi perolehan suara tersebut, dari data yang dirangkum Riaupos.co dari berbagai sumber, diketahui H Bistamam merupakan kelahiran Rantau Bais pada 14 Agustus 1949. Pria yang dikenal masyarakat sebagai pengusaha sukses ini, menempuh pendidikan di SDN 011 Pekanbaru (tamat 1962), SMP (1965) dan SMEA PGRI (1968).
Bistamam sempat berkecimpung di sejumlah organisasi seperti menjadi Waketum Gapensi Riau, termasuk tokoh pendiri Rohil (1999). Bistamam juga sempat menjadi Kadinda Bidang Pertanian, Perkebunan pada Kadin RIau (2001-2006), Dewan Pertimbangan/Pengawas Gapensi Riau (2002-2003), Bendahara PSPS Riau (2003-2005), Anggota Dewan Pertimbangan Kadin Riau (2016), Anggota Dewan Pertimbangan Golkar Riau (2020-2025).
Sementara cawabup Jhony Charles, diketahui merupakan kelahiran Ujung Tanjung 27 April 1983. Dirinya menempuh pendidikan SD di SDN 012 Ujung Tanjung tamat 1995, SMPN 14 Pekanbaru (tamat 1998), SMAN 11 Bukit Raya Pekanbaru (2001).
Selanjutnya Jhony Charles menempuh pendidikan sarjana di luar negeri. Yakni jenjang S1 di Western Michigan University Amerika Serikat (2002-2006) yang berhasil meraih gelar BBA serta S2 di West Texas A&M Amerika Serikat (2006-2008) dengan gelar MBA.
Majunya paslon ini didukung oleh enam partai pendukung atau pengusung yakni partai Nasdem, PKB, PAN, PPP, PBB dan Gelora. Dari enam dukungan partai tersebut, jika dikaitkan dengan dukungan kursi di DPRD Rohil, paslon Bijak hanya didukung 12 kursi dari 45 kursi yang ada.
Paslon Bijak mengusung visi Terwujudnya Kabupaten Rohil yang Bermarwah, Maju, Sejahtera, Beriman dan Berbudaya tahun 2029. Dengan visi memantapkan aksesibilitas dan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Rohil dengan jaringan infrastruktur wilayah yang andal, pemantapan prasarana dasar pendidikan, agama, kesehatan, ekonomi dan lapangan kerja yang merata pada setiap wilayah.
Memantapkan sumber daya manusia yang unggul, agamis dan berbudaya, pemulihan ekonomi kerakyatan dan memperkuat struktur dan daya saing ekonomi daerah berbasis blue ekonomi dan green ekonomi. Memantapkan tata kelola pemerintahan yang profesional, efisien dan efektif didukung oleh sistem infromasi dan teknologi.
Sebelumnya terkait dengan majunya sebagai calon bupati Rohil pada saat ini, H Bistamam mengungkapkan memang jauh-jauh hari banyak tokoh yang mendorong agar dirinya maju sebagai calon bupati.
Baca Juga: Polres Siak Bangun Rumah Layak Huni (RLH) ke-5
Hal itu tidak terlepas dari ketokohannya, dan kepiawannya bergaul dengan banyak pihak. Namun, terangnya, keinginan untuk maju itu belum ada. Baru pada saat ini dirinya tergerak untuk maju karena didorong melihat kondisi Rohil yang menurutnya perlu diperbaiki dari sejumlah aspek.
Menurutnya banyak pembangunan infrastruktur yang perlu dilakukan pemerataan pembangunannya. Terutama di daerah pesisir Rohil. Begitu juga peningkatan sumber daya manusia dari bidang pendidikan. Sementara berkaitan dengan perolehan suara paslon Bijak yang unggul, pada saat kegiatan syukuran dan press release, di Bagansiapiapi, Bistamam mengungkapkan terimakasih dengan kepercayaan yang telah diberikan masyarakat.
"Untuk itu kami menyampaikan terimakasih dan mengajak semua pihak untuk dapat saling bekerjasama untuk membangun Rohil lebih baik lagi kedepannya," kata Bistamam.
Menurutnya dengan telah selesainya konstetasi politik pilkada, maka sudah saatnya bersama-sama membangun narasi persatuan dan kebersamaan. Dimana terangnya sudah tidak ada lagi kubu-kubuan.
"Mulai saat ini tidak ada lagi kubu 01, ataupun 02, mari bersama-sama membangun Rohil," katanya.
Dia juga mengingatkan ke depan, banyak tantangan yang akan dihadapi oleh dirinya sebagai bupati terpilih bersama Jhony Charles sebagai wakil bupati, dan untuk itu diperlukan sinergisitas yang baik dari semua pihak agar apa yang ingin dicapai terutama sesuai dengan visi misi paslon, janji-janji politik yang dilakukan dapat tercapai dengan baik.(fad)
Editor : Edwar Yaman