Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Tetapkan Status Tanggap Darurat Karhutla, Kalaksa BPBD Rohil Beri Penjelasan Begini

Zulfadly • Selasa, 22 Juli 2025 | 18:26 WIB
Kegiatan pendinginan karhutla di lahan terbakar di Kecamatan Kubu.
Kegiatan pendinginan karhutla di lahan terbakar di Kecamatan Kubu.

BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) - Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Pemkab Rohil) telah menetapkan status tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyikapi kondisi yang terjadinya di Rohil pada saat ini.

"Pemerintah daerah telah menetapkan status tanggap darurat karhutla untuk mempercepat penyaluran bantuan, termasuk dari BPBD Provinsi dan BNPB Pusat," kata Kalaksa BPBD Rohil, Syafnurizal, Selasa (21/7/2025).

Menurut Syafnurizal, dari kejadian karhutla itu saat ini sudah ada ribuan hektare lahan, terutama di Kubu dan Kuba diperkirakan sudah hangus terbakar. Medan yang terjal dan sulitnya akses sumber air menjadi tantangan besar bagi tim gabungan di lapangan dalam melakukan pemadaman.

 Baca Juga: Kolaborasi Baznas, Kejati Riau Bangun Rumah Layak Huni bagi Pegawai Non-ASN

"Dengan adanya karhutla kami mengharapkan masyarakat sadar akan pentingnya menjaga lingkungan. Gambut di Rohil sangat mudah terbakar dan dampaknya fatal. Semoga hujan segera turun dan seluruh petugas diberikan kesehatan," kata Syafnurizal.

Sejauh ini, terangnya, terdapat sebaran titik panas (hot spot) di wilayah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) yang cukup banyak, di mana per Selasa (22/7/2025) terpantau sebanyak 107 hot spot.

"Ya, hot spot terpantau dari aplikasi sebanyak 107 titik, dengan kategori low sebanyak dua titik, medium 103 titik dan kategori high dua titik," kata Syafnurizal.

Dalam konteks karhutla, untuk kategori high pada hot spot mengacu pada tingkat potensi atau tingkat keparahan kebakaran yang terdeteksi oleh citra satelit. High menunjukkan adanya indikasi kuat terjadinya karhutla yang didukung dengan data di lapangan, sementara kategori medium menunjukkan adanya indikasi kebakaran yang terdeteksi di citra, namun perlu dilakukan verifikasi lebih lanjut di lapangan.

Syafnurizal mengungkapkan, untuk sebaran hot spot kategori high, yang identik dengan adanya kejadian karhutla terdapat di wilayah Kecamatan Kubu sebanyak satu titik, sementara medium 28 titik, di wilayah Kecamatan Bangko nihil, namun terdapat titik kategori medium sebanyak enam titik.

Di wilayah Bangko Pusako kategori high sebanyak satu titik sementara medium 55 titik, low dua titik, selanjutnya di wilayah Kecamatan Bagan Sinembah kategori high nihil, namun kategori medium sebanyak 12 titik dan terakhir di wilayah Kecamatan Pasir Limau Kapas nihil kategori high, namun untuk medium sebanyak dua titik.

"Dengan begitu terdapat dua hot spot kategori high, medium 103 titik dan kategori low dua titik," kata Syafnurizal.

Ia menerangkan sejauh ini dari 26 titik api yang terdapat di Rohil telah dilakukan pemadaman dan pendinginan, sedangkan 81 titik lainnya masih dalam tahapan verifikasi oleh personel gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Masyarakat Peduli Api (MPA) dan lain-lain.

Dikatakan lebih lanjut untuk penanganan karhutla itu lebih dari 50 personel Satgas BPBD Rohil dibantu BPBD Provinsi Riau, TNI, Polri, Manggala Agni, dan MPA terus berjibaku di lokasi. Bahkan, pesawat water bombing dari BNPB telah dikerahkan di Kecamatan Bangko Pusako dan dijadwalkan akan beroperasi di Kecamatan Pujud.

"Selain itu juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Diskes) Rohil untuk mendirikan posko kesehatan guna mendukung para petugas pemadam yang sudah beberapa hari di lokasi. Kami khawatir para petugas bisa terserang ISPA karena asap yang pekat," katanya.

BPBD Rohil, tambahnya, juga membagikan 10 ribu masker di Kecamatan Kubu dan Kubu Babussalam serta di wilayah kecamatan terdampak berupa kabut asap lainnya. Langkah pembagian masker diambil sebagai upaya melindungi kesehatan warga dan petugas.(fad)

 

 

Editor : Edwar Yaman
#Tanggap Darurat Karhutla #pemkab rohil #Syafnurizal #Kalaksa BPBD Rohil