BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) - Suasana penuh haru menyelimuti di sudut sebelah kiri dari panggung utama di Lapangan Purna MTQ Batu Enam, Bagansiapiapi, Ahad (17/8/2025).
Usai sukses menjalankan tugas mengibarkan bendera, para anggota pasukan pengibaran bendera (paskibra) Kabupaten Rohil nampak haru disambut keluarga masing-masing.
Tak sedikit yang menangis, dibalik pelukan kerabat atau keluarga yang tentunya menunggu dengan rasa berdebar menyaksikan detik-detik berlangsungnya pengibaran bendera.
Pradibaniezy R Safitri merupakan salah satu pelajar yang tergabung dalam paskibra kabupaten Rohil yang berbaur dalam suasana haru tersebut. Begitu selesai menjalankan tugas pengibaran bendera, dirinya disambut orang tuanya.
"Alhamdulillah lega, tak ada kesalahan sedikipun, waktu tadi memang sempat berdebar, dan Alhamduillah, tak terjadi kesalahan apapun," ujar Pradibaniezy.
Pelajar Kelas II SMAN I Simpang Kanan ini merupakan satu-satunya perwakilan dari sekolah yang mengikuti seleksi dan berhasil diterima sebagai salah satu paskibra kabupaten Rohil tahun 2025 ini.
Dirinya menyebutkan tak menyangka seluruh proses yang dijalani berjalan dengan sangat lancar mulai dari mengikuti seleksi, dinyatakan lulus, selanjutnya menjalani pelatihan sekitar dua pekan. Dirinya ditetapkan sebagai pembawa baki setelah sepekan menjalani pelatihan di masa karantina.
Ditanyakan tentang motivasinya mengikuti paskibra tersebut, pelajar yang bercita-cita menjadi polwan ini menyebutkan, berharap dengan prestasi yang diraihnya tersebut memberikan rasa bangga bagi kedua orang tuanya.
Salah satu pelatih paskibra kabupaten Rohil 2025, Aipda Jufrimun menyampaikan rasa syukur melihat dari pelatihan yang telah dijalankan tak sia-sia, dimana pengibaran bendera berjalan dengan baik sesuai dengan yang diharapkan.
"Alhamdulillah, kami mewakili dari dari rekan-rekan pelatih hasilnya sangat memuaskan, sukses tanpa ada kesalahan," katanya. Setelah itu tambahnya tugas berikutnya adalah kegiatan penurunan bendera yang dijadwalkan berlangsung pada sore ini.
Untuk pelatihan tambah Jufrimun berlangsung sekitar dua pekan. Seluruh proses yang ada terangnya berjalan sesuai dengan tahapan, dan sampai pada pelaksanaan.
Terdapat empat orang pelatih yang berperan langsung pada setiap pelatihan yang diikuti paskibra tersebut dua orang dari polri dan dua dari TNI.
Sebagai koordinator Lettu Yulisman, pelatih Aipda Jufrimun, Brigpol Komariad, Serda Hamdani dan Serda Efri Purwanto serta dibant juga pengasuh dua orang dari purna paskibra.
Selanjutnya sebagai peatih, ia menyampaikan terimakasih atas dedikasi paskibra selama ini dan juga kepada pemka Rohil yang mendukung kegiatan yang dilaksanakan.
"Terimasih pemkab Rohil melalui kesbangpol, selaku pelaksana atas kesiapannya, komunikasi yang baik sehingga pelaksanaan bisa berjalan sukses," katanya.
Pelaksanaan pengibaran bendera peringatan 17 Agustus 2025 di lingkungan pemkab Rohil diperingati di Lapangan Purna MTQ Batu Enam, Bagansiapiapi. Wakil bupati (Wabup) Rohil Jhony Charles BBA MBA bertindak sebagai irup.
Prosesi awal ditandai dengan dibawanya bendera ke lapangan upacara, yang selanjutnya diserahkan kepada paskibra melalui pembawa baki untuk dikibarkan. Paskibra merupakan pelajar, putra-putri terbaik tingkat SMA dari 18 kecamatan se-Rohil.
Sementara peserta upacara terdiri dari satu SSK personil Kodim/TNI, Polri, Brimob, Satpol PP, Dishub, Damkar, BPBD Rohil, Instansi Vertikal, PGRI, Ormas dan OKP, pelajar SMA, pelajar SMP, Pramuka dan Aubade.
Wabup Rohil menyampaikan harapan dengan peringatan itu menjadi ajang mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan.
"Semoga dapat terus diperjuangkan mencapai kemakmuran," katanya. Kendati pada upacara ini merupakan kali perdana dirinya bertindak sebagai irup peringatan hari kemerdekaan, wabup mengaku sudah mempersiapkan diri dengan baik sehingga tak ada kendala pada saat pelaksanaan.
"Saya jujur ini perdana, baru belajar tapi ya bisa dinilai sendiri," ujarnya.
Laporan : Zulfadhli (Bagansiapiapi)
Editor : M. Erizal