Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

DPRD Gelar Paripurna Istimewa Peringatan HUT Kabupaten Rohil, Ini Pesannya

Zulfadli • Sabtu, 4 Oktober 2025 | 17:28 WIB
Ketua DPRD Rohil Ilhammi memimpin paripurna peringatan hari jadi Rohil di Bagansiapiapi, Sabtu (4/10/2025).
Ketua DPRD Rohil Ilhammi memimpin paripurna peringatan hari jadi Rohil di Bagansiapiapi, Sabtu (4/10/2025).

BAGANSIAPIAPI (RIAPOS.CO) -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rokan Hilir (Rohil) menggelar rapat paripurna memperingati hari jadi atau Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kabupaten Rohil, di Bagansiapiapi, Sabtu (4/10/2025).

Paripuran dihadiri Asisten III Setdaprov Riau HM Job Kurniawan AP MSi, Bupati H Bistamam, Wabup Jhony Charles BBA MBA, anggota DPR RI Dr Hj Karmila Sari SKom MM, Ketua DPRD Rohil Ilhammi STrKeb, kepala daerah/perwakilan dari kabupaten/kota, anggota DPRD Riau dapil Rohil, Sekdakab H Fauzi Efrizal, Ustadz Zulkifli M Ali, Ketum DPH LAMR Rohil Datuk Seri Jufrizan, anggota dan pengurus penerus komite perjuangan pembentukan Rohil, Ketua/perwakilan DPRD kabupaten/kota dan para tokoh masyarakat.

Ketua DPRD Rohil Ilhammi STrKeb memimpin rapat paripurna. Dirinya menyampaikan sekilas perjuangan pembentukan Kabupaten Rohil.

Disebutkannya, awal pembentukan Rohil dimulai dengan perjuangan pembentukan kepanitiaan 18 Desember 1963 dengan ketua H Husin Rambah, Wakil Ketua H Yunus Nur dengan beberapa anggota lainnya. Pembentukan itu didukung oleh tokoh masyarakat, cerdik pandai, alim ulama, partai politik dan ormas.

Namun belum berhasil dan berlanjut kembali pada awal reformasi tepatnya pada 1999. 5 Mei 1999, lanjut Ilhammi, dengan dukungan para tokoh, seluruh lapisan elemen masyarakat, dibentuk komite yang bertugas merumuskan berdirinya Rohil diketuai Amran Rambah, Wakil Ketua H Marzuki AR, Sekretaris Ramli Harrofie dan Asnur.

Pada 11 Mei 1999 untuk memperkuat usaha tersebut dibentuk pokja pembentukan daerah Tingkat II Rohil di Pekanbaru dengan Ketua Ahmad Syah Harofie, Wakil Ketua H Badarali Madjid, Sekretaris H Khaidir Matwafa, dan lain lain.

"Pada 12 Mei 1999, dibentuk pendukung komite di Bengkalis yang diketuai oleh Ilyas RB, dan pada 19 Juni 1999 dilaksankan mubes pembentukan daerah tingkat II Rohil," terangnya.

Hasil dari rumusan dan keputusan mubes jadi dasar pertimbangan pusat untuk dijadikan UU pembentukan Rohil serta beberapa wilayah kabupaten lain di Riau.

"Puncaknya ditetapkan dan disahkan UU Nomor 53/1999 pada 4 Oktober 1999, dimana Rohil resmi berdiri terdiri dari lima kecamatan, Kubu, Bangko, Tanah Putih, Rimba Melintang dan Bagan sinembah," katanya.

Perjuangan itu tak terlepas peran penting putra terbaik Riau H Syarwan Hamid selaku Mendagri pada masa itu, H Saleh Djasit Gubernur Riau, H Fadlah Sulaiman SH Bupati Bengkalis, Annas Maamun sebagai Ketua Fraksi Golkar DPRD Bengkalis serta tokoh lainnya.

"Tanggal disahkannya UU 53 tersebut ditetapkakn sebagai hari kelahiran Rohil. Momentum peringatan hari jadi ini hendaknya dijadikan mengisi kembali tujuan dan cita-cita sebagai ungkapan terimakasih kepada para tokoh pendiri daerah, agar tak lupakan sejarah. Tentu dengan terus berkarya dan kerja cerdas meraih cita cita demi Rohil yang maju, bersaing untuk wujudkan kesejahteraan masyarakat," terangnya.

Bupati Rohil H Bistamam mengatakan, dengan usia kabupaten Rohil yang ke-26 tahun tentunya sudah banyak pembangunan yang dijalankan sejauh ini. Namun tentu masih banyak yang perlu ditingkatkan agar dapat terwujud pembangunan lebih baik lagi.

"Mari kita saling bekerja sama, dan pada kesempatan ini kami menyampaikan terimakasih kepada seluruh masyarakat, terutama para tokoh pendiri yang telah berjuang dalam pembentukan Rohil," katanya.

Tokoh masyarakat Riau, mantan Gubernur Saleh Djasit yang merupakan putra daerah Rohil menyebutkan tantangan kedepan yang dihadapi Rohil perlu disikapi bersama. "Rohil ini daerah yang kaya dari berbagai sektor," katanya. Tapi pengelolaan harus dapat dilakukan dengan baik agar dengan segala sumber daya alam, kekayaan yang ada dimiliki daerah tidak ketinggalan dengan daerah lainnya.

Ia menyebutkan saat ini daerah timur Indonesia telah muncul sebagai daerah yang maju, berkembang karena faktor sumber daya alam maupun karena tingkat indeks pretasi manusia yang semakin baik. Jangan sampai terangnya, Riau khususnya Rohil yang saat ini dikenal sebagai daerah kaya, justru kedepannya menjadi ketinggalan. "Harus dikelola dengan baik, dan siap menghadapi tantangan kedepannya," katanya.

Asisten III Setdaprov Riau, M Job Kurniawan mengatakan, dengan momen peringatan hari jadi Rohil, agar dapat menjadi peluang memperkuat persatuan guna pembangunan yang lebih baik.

Tapi ia menerangkan di Rohil masih terdapat tantangan yang perlu disikapi dengan serius, seperti pertumbuhan ekonomi yang masih rendah, persoalan bidang pendidikan, angka stunting yang masih tinggi, pembangunan di desa yang perlu ditingkatkan dan lain-lain. "Hal itu harus dijawab dengan kebersamaan, dan pemprov berkomitmen untuk membangun Riau bersama-sama, turut andil membangun daerah termasuk di Rohil ini," katanya.

Pada kesempatan itu Job menuturkan terdapat beberapa program pemprov yang ingin digesa, seperti Riau Sehat, Riau Berdaya, Riau Membangun, hingga Riau Sejahtera. Keseluruhan program itu merupakan kolaborasi untuk pembangunan dalam bidang kesehatan, pemberdayaan masyarakat, infrastuktur, perekonomian dan lain-lain.

 

Editor : Rinaldi
#ketua dprd rohil #Sidang Paripurna Istimewa #hari jadi rohil