Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Masih KLB Malaria, Wabup Rohil Galakkan Aksi Bersih Lingkungan

Zulfadli • Kamis, 9 Oktober 2025 | 22:55 WIB
Wabup Rohil Jhony Charles melihat petugas DLH melakukan pembersihan aliran parit di depan RSUD dr RM Pratomo Bagansiapiapi.
Wabup Rohil Jhony Charles melihat petugas DLH melakukan pembersihan aliran parit di depan RSUD dr RM Pratomo Bagansiapiapi.

BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) – Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) masih berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) Malaria. Diketahui KLB Malaria tercatat sejak 2024 dan masih berlanjut hingga 2025 ini.

“Ya, masih KLB, saat ini. Karena itu perlu ditingkatkan aksi bersih lingkungan,” kata Wabup Rohil Jhony Charles, Kamis (9/10/2025).

Secara khusus Wabup Rohil menilai beberapa daerah pesisir masih rawan dengan timbulnya kasus malaria baru, karena kondisi lingkungan yang kotor.

Kondisi tersebut seperti di daerah Palika, dan beberapa waktu lalu DLH Rohil telah melakukan pengumpulan sampah di Palika sehingga mencapai sekitar 50 ton yang merupakan sampah rumah tangga.

Untuk aksi bersih-bersih tersebut, pada hari Kamis, setiap pekannya kini dilakukan aksi bersih lingkungan di seluruh wilayah kecamatan di Rohil. Ditandai dengan aksi gotong royong massal di Bagansiapiapi seperti yang dilakukan pada hari ini.

Wabup didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rohil Suwandi SSos, serta sejumlah kepala OPD meninjau ke beberapa titik yang menjadi sasaran kegiatan gotong royong tersebut.

Beberapa titik yang ditinjau mulai dari depan kantor BPKAD Rohil, berlanjut di sejumlah ruas di jalan Pahlawan, di depan kantor Damkar Rohil serta di depan RSUD dr RM Pratomo Bagansiapiapi.

Wabup mengatakan dirinya sengaja hadir, sebagai wujud dukungan dan mengingatkan masyarakat untuk menjaga semangat gotong royong serta peduli lingkungan.

“Saya juga mengingatkan seluruh jajaran, pegawai negeri di lingkungan Pemkab Rohil agar menjaga semangat gotong royong, tidak membuang sampah sembarangan dan hal itu mesti dimulai dari diri kita terlebih dulu,” katanya.

Membiasakan budaya gotong royong, perilaku hidup bersih menurutnya sangat penting ditengah perkembangan yang terjadi pada saat ini. Budaya gotong royong akan menumbuhkan terus sikap kebersamaan dan saling peduli baik dengan sesama maupun dalam hal menyikapi kondisi lingkungan.

“Kalau tidak dari kesadaran kita bersama, maka siapa lagi yang peduli dengan lingkungan. Maka hal ini perlu kita perhatikan bersama-sama, kami juga sudah imbau agar camat, kepenghuluan berperan,” katanya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rohil Suwandi SSos menyebutkan dari pihaknya mendukung aksi bersih-bersih lingkungan, apalagi ditengah kondisi daerah Rohil yang masih berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) Malaria.

“Untuk mendukung kegiatan bersih-bersih ini kami mengerahkan sekitar 600 petugas, yang menyasar pembersihan di parit-parit, jalan, lingkungan,” kata Suwandi. Aksi bersih-bersih terangnya diagendakan berlangsung selama tiga hari atau sejak Kamis (9/10) hingga Sabtu (11/10) nanti. (fad)

Editor : M. Erizal
#aksi bersih bersih #gotong royong #wabup rohil #jhony charles #KLB Malaria #rohil