Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Tiga Ruas Jalan Provinsi di Rohil Rusak Parah

Zulfadli • Kamis, 30 Oktober 2025 | 11:46 WIB
MACET: Pengendara terjebak kemacetan di Jalan Lintas Sinaboi, Kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir, baru-baru ini. Kemacetan terjadi karena kendaraan terjebak di jalan  yang rusak parah.
MACET: Pengendara terjebak kemacetan di Jalan Lintas Sinaboi, Kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir, baru-baru ini. Kemacetan terjadi karena kendaraan terjebak di jalan yang rusak parah.

BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) - Kondisi jalan provinsi di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) cukup memprihatinkan. Setidaknya ada tiga ruas utama kondisinya kini rusak berat dan mengganggu aktivitas warga.

Ketiga ruas jalan itu, Jalan Lintas Pujud–Manggala Jonson, Jalan Lintas Sinaboi, serta Jalan Lintas Pesisir Kubu–Pasir Limau Kapas.

”Jalan-jalan tersebut selama ini menjadi urat nadi perekonomian masyarakat, namun kini justru membahayakan pengguna jalan karena kerusakannya,” kata Wakil Ketua Komisi IV DPRD Riau, Darmalis SE, Rabu (29/10).

Menurutnya, Badan Anggaran (Banggar) DPRD Riau sudah mengadakan rapat dengan pemprov dan memastikan anggaran pemeliharaan jalan provinsi itu tersedia.

”Jadi tidak ada alasan lagi untuk menunda,” katanya.

Politisi Partai Golkar ini mendesak UPT II Jalan dan Jembatan PUPR Provinsi Riau agar segera menurunkan alat dan mulai bekerja di lapangan. Ia menilai lambannya aksi perbaikan justru akan memperparah kondisi jalan, apalagi musim hujan sudah di depan mata.

”UPT harus peka membaca kondisi lapangan. Kalau sudah masuk musim hujan, pasti banyak kendala. Anggarannya sudah ada, jadi action secepatnya,” ujarnya.

Darmalis mengungkapkan, kerusakan jalan di beberapa titik sudah menelan korban. Salah satunya kecelakaan di Jalan Lintas Pujud–Manggala Jonson yang terjadi beberapa waktu lalu.

”Jangan tunggu ada korban lagi baru diperbaiki. Ini jalan provinsi, bukan jalan kecil. Harus jadi prioritas,” katanya.

Menurutnya, jalan yang baik bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga menyangkut keselamatan dan ekonomi warga.

”Kalau jalan rusak, ongkos logistik naik, hasil panen sulit diangkut, dan aktivitas masyarakat terhambat,” tambahnya.(yls)

Laporan ZULFADLI, Bagansiapiapi

Editor : Arif Oktafian
#jalan rusak #Mengganggu aktivitas #rokan hilir #memprihatinkan #bagansiapiapi