Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Tokoh Adat di Rohil Ikuti Penguatan Kapasitas HAM

Zulfadli • Sabtu, 15 November 2025 | 18:43 WIB
Penguatan kapasitas adat diikuti para tokoh adat se-Rohil di Balai Adat LAMR Rohil di Bagansiapiapi, Jumat (14/11/2025).
Penguatan kapasitas adat diikuti para tokoh adat se-Rohil di Balai Adat LAMR Rohil di Bagansiapiapi, Jumat (14/11/2025).

BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) -- Para pengurus Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Rokan Hilir (Rohil) dan tokoh adat mendapatkan kehormatan mengikuti penguatan kapasitas Hak Asasi Manusia (HAM) bagi komunitas yang dilaksanakan Kantor Wilayah (Kanwil) Hak Asasi Manusia (HAM) wilayah kerja Riau, di Balai Adat LAMR Rohil di Bagansiapiapi, Jumat (14/11/2025).

Penguatan kapasitas itu merupakan yang perdana digelar Kanwil HAM Sumbar untuk di tingkat wilayah kabupaten/kota se-Riau. Saat berlangsungnya diskusi, Koordinator IDP Kanwil HAM Sumbar Wilayah kerja Riau Mex Mahdy menyebutkan soal adat, budaya, penguatan peran tokoh-tokoh tempatan merupakan suatu hak asasi yang penting.

Ia menyebutkan salah satu contoh konsen dan keberhasilan dari perjuangan yang pernah dilakukan menyangkut hak tinggal bagi masyarakat lokal di Tesso Nilo yang pada akhirnya tidak jadi direlokasi.

Mex Mahdy menjelaskan bahwa salah satu program utama kementerian adalah penguatan HAM, khususnya bagi masyarakat adat.

"Salah satu program kita adalah mengandalkan penguatan tentang hak asasi manusia, khususnya pada masyarakat adat," katanya.

Ia berharap keberadaan masyarakat adat, terutama di Riau dapat diposisikan sejajar dengan organisasi lain sehingga keberadaannya lebih dikenal, tak hanya di wilayah desa namun juga di perkotaan. Ke depan ia berharap LAMR dapat menjadi organisasi panutan yang besar dan mampu mengayomi masyarakat khususnya berkaitan dengan hak-hak adat.

Mex Mahdy menambahkan peran lembaga adat ini diharapkan dapat menyuarakan keluhan termasuk jika ada dugaan pelanggaran HAM, masalah tanah ulayat, serta kepentingan masyarakat adat.

Ketua LAMR Rohil Datuk Seri Jufrizan SPi menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Kanwil HAM Sumbar Wilker Riau melibatkan LAMR sebagai sasaran penguatan kapasitas terkait HAM.

"Alhamdulillah kami menyampaikan terimakasih dengan penguatan kapasitas yang dilakukan melibatkan para tokoh-tokoh adat," katanya.

Ia berharap hasil diskusi ini dapat diterapkan di sosial masyarakat dan meminta kepada koordinator wilayah untuk menyerap aspirasi yang disampaikan oleh para datuk dari LAMR.

 

Editor : Rinaldi
#Kapasitas HAM #Tokoh Adat #lamr rohil