Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Pesisir Rawan Narkoba, BNN Dumai Ajak Siswa dan Masyarakat Perkuat Pengawasan

Zulfadli • Kamis, 20 November 2025 | 16:54 WIB
Kepala BNN Dumai AKBP Sasli Rais memaparkan bahaya narkoba kepada siswa SMAN 1 Bangko di Bagansiapiapi, Kamis (20/11/2025).
Kepala BNN Dumai AKBP Sasli Rais memaparkan bahaya narkoba kepada siswa SMAN 1 Bangko di Bagansiapiapi, Kamis (20/11/2025).

BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) -- Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Dumai kembali turun ke lapangan memberikan penyuluhan bahaya narkoba kepada para siswa. Kali ini edukasi digelar di SMA Negeri 1 Bangko, Kamis (20/11/2025).

Penyuluhan disampaikan langsung Kepala BNN Dumai, AKBP Sasli Rais SH MH. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan berbagai jenis narkotika, dampak buruk yang ditimbulkannya, hingga konsekuensi hukum bagi siapa pun yang terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran gelap.

Sasli menegaskan bahwa upaya pemberantasan narkotika saat ini menjadi program prioritas Presiden Prabowo, terutama untuk melindungi generasi muda dari ancaman narkoba.

"Penyalahgunaan narkotika di tingkat siswa masih cukup tinggi berdasarkan data dan survei BNN. Karena itu, edukasi seperti ini sangat penting sebagai benteng pencegahan. Sebagai langkah preventif untuk menekan penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda," katanya.

Tak hanya memberikan pemahaman tentang bahaya narkoba, Sasli juga menyoroti tingginya tingkat kerawanan peredaran narkotika di wilayah pesisir Rohil.

Dengan garis pantai sepanjang sekitar 235 kilometer dan banyaknya pelabuhan tikus, wilayah ini kerap dimanfaatkan sebagai jalur penyelundupan narkoba. "Kita perlu bersinergi. Pengawasan tidak bisa dilakukan sendiri. Harus ada kerja sama antara pemerintah daerah, stakeholder terkait, dan masyarakat," katanya.

BNN Kota Dumai menyampaikan bahwa sejumlah titik rawan telah dipetakan dan kini menjadi fokus pengawasan. Sasli memastikan bahwa pihaknya terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak guna menekan peredaran narkotika, khususnya di daerah pesisir.

"Kita sudah melakukan mapping terhadap wilayah rawan, termasuk pelabuhan tikus. Ke depan, kolaborasi pengawasan akan semakin diperkuat," tegas Sasli Rais.

 

Editor : Rinaldi
#daerah pesisir #perkuat pengawasan #bnn dumai