Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Enam Nelayan Hilang di Perairan Rohil, Ditemukan Selamat

Zulfadly • Sabtu, 29 November 2025 | 20:36 WIB
Ardiansyah memeluk anaknya, saat tiba dievakuasi tim gabungan di sebuah tangkahan milik nelayan di jalan Utama ujung Kelurahan Bagan Barat, Bangko, Sabtu (29/11/2025).
Ardiansyah memeluk anaknya, saat tiba dievakuasi tim gabungan di sebuah tangkahan milik nelayan di jalan Utama ujung Kelurahan Bagan Barat, Bangko, Sabtu (29/11/2025).

BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) - Begitu tiba di sebuah tangkahan nelayan di Jalan Utama Ujung Kelurahan Bagan Barat, Bangko, Ardiansyah disambut haru keluarga yang menantinya dengan cemas, Sabtu (29/11/2025).

Ardiansyah merupakan salah satu dari enam nelayan yang sempat dilaporkan hilang kontak dan dalam pencarian dalam dua hari belakangan, setelah pergi melaut di areal Bubu 11, perairan Rokan Hilir (Rohil).

Ardiansyah dan rekannya Alamsyah berada dalam satu boat yang sama, dan keduanya merupakan nelayan yang belakangan berhasil dievakuasi oleh tim SAR Unit Rohil bersama dengan nelayan dan organisasi HNSI Rohil. Mereka ditemukan pagi dan dibawa ke Bagansiapiapi menjelang siang.

Begitu tiba di tangkahan, dia tampak sempat ditaburi beras kunyit oleh warga, sebagai simbol syukur dengan selamatnya nelayan asal Bagan Hulu, Bangko ini. Ardiansyah nampak larut dengan haru, matanya berkaca-kaca dan ia memeluk anaknya cukup lama.

Ancah, panggilannya menuturkan bersama beberapa nelayan mereka melaut ke areal Bubu 11 pada Kamis (27/11/2025). Baru menebar jaring, tiba-tiba angin kencang dan disertai hujan deras.

"Angin kencang, belum pernah saya melihat seperti itu selama hidup saya melaut," ujarnya.

Karena ketakutan, mereka memutuskan memotong jaring yang sudah telanjur ditebar lalu memacu boat ke tepi guna menyelamatkan diri.

Namun nahas, kondisi cuaca buruk tersebut tidak kunjung berhenti sehingga mereka terpaksa memutuskan tetap tinggal, berdiam diri di sebuah tepian.

"Untung saja sampan tak tenggelam, dua malam kami tinggal di tepi hutan, tak makan, tak tidur," ujarnya.

Menurutnya ia memang membawa handphone namun saat itu tak bisa dipergunakan karena kena hujan dan praktis selama dua hari itu hanpdhone-nya mati.

Dalam keadaan lemas, keduanya ditemukan tim pencarian dan dibawa ke Bagansiapiapi kembali, sementara satu unit boat yang sempat dipergunakan dibiarkan dulu di tempat di mana mereka ditemukan karena mesin juga rusak.

Dengan kondisi selamat tersebut, Ardiansyah menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan yang telah dilakukan oleh berbagai pihak sehingga bisa kembali berkumpul dengan keluarga.

"Kami ucapkan terima kasih atas bantuan dan pertolongannya terutama kepada pihak SAR," katanya.

Kepala Unit SAR Rohil, Dhoni menuturkan ops pencarian susulan terhadap enam nelayan, yang hilang dilakukan pada Jumat (28/11/2025) malam.

"Kami bergerak jam 22.00 malam itu lepas dari kuala dan jam 00.30 WIB menemukan satu boat yang berisikan empat nelayan semuanya dalam kondisi selamat, di lokasi perairan lebih kurang 8 mil dari Bagansiapiapi. Korban terdampar di sebuah tepi, hutan Bakau. Mereka menyelamatkan diri dari cuaca buruk, dan angin yang kencang saat kejadian," kata Dhoni.

Selanjutnya satu boat yang berisikan dua nelayan, berhasil ditemukan pada pagi. "Alhamdulillah keduanya juga selamat, tapi sampannya tak bisa dievakuasi sementara waktu ditinggalkan di posisi terakhir di wilayah perairan Parit Aman," katanya.(fad)

 

 

Editor : Edwar Yaman
#perairan rohil #nelayan rohil