BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) - Sejumlah elemen mahasiswa yang menamakan Barisan Pemuda Mahasiswa (Bapema) Riau mengkritisi soal dugaan plesiran yang dillakukan Kabag Umum Setdakab Rohil Samsuri MSi ke luar negeri yang terjadi pada awal Januari lalu.
Seperti diketahui beredar informasi soal Kabag Umum Samsuri SH MSi bersama 20 staf, berangkat ke luar negeri Malaysia dan Singapura pada awal Januari 2026, yang tanpa izin pimpinan (bupati) dan diduga dilakukan pada hari kerja.
"Sebagai pejabat publik kan tidak diperbolehkan plesiran, pada saat jam kerja. Ada UU-nya, menyangkut kode etik," ujar Kordum Bapema Riau, M Taufik Hidayat, Kamis (22/1/2026).
Baca Juga: Walhi Riau Peringatkan Krisis Ekologis Sungai Kuantan, Mulai Pencemaran Merkuri hingga Banjir
Pihaknya mendesak agar sesuai PP 94 tahun 2021 tentang Disiplin PNS, maka diharapkan Bupati Rohil memberikan sikap tegas termasuk mencopot.
Menanggapi hal ini Kabag Umum Setdakab Rohil Samsuri SH MSi menyebutkan dirinya telah melakukan klarifikasi utuh secara terbuka kepada sejumlah media atas ketidakhadirannya pada hari kerja tersebut.
"Saya sudah mendapatkan surat teguran tertulis, sebagai sanksi atas indisipliner yang saya lakukan dan saya sudah menerima itu," ujar Samsuri.
Menyangkut adanya rencana aksi demo dari mahasiswa, menurutnya hal itu merupakan hak dari kebebasan dalam berpendapat. Ia menambahkan kalau memang bupati sebagai pimpinan merasa ini merupakan kesalahan fatal yang harus diberikan sanksi dirinya mempersilahkan.
Baca Juga: Setelah PNS di Dinas PUPR, Kini Polres Inhu Amankan Oknum PNS Kantor Camat Pasir Penyu, Ini Kasusnya
"Itu hak dari pimpinan, tapi berikanlah sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku," katanya.
Ia menyatakan menyambut baik respons dari mahasiswa dan berharap untuk obyektif. Menurutnya jangan hanya karena persoalan tidak hadir jam kerja dua hari yang terjadi, tapi indisipliner lain yang dilakukan oknum ASN di Rohil tidak disikapi.
"Termasuk hal besar di Rohil perlu diungkap, bukan hanya indisipliner. Saya mendukung gerakan ini demi kemajuan ASN di tahun berikutnya, untuk kedepan. dan ini klarifikasi saya, mudahan kedepan saya akan instropeksi diri lagi, bahwa itu kesalahan yang saya buat," katanya.(fad)
Editor : Edwar Yaman