BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) - Angka tunda salur dari pemerintah propinsi Riau ke Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) cukup besar, Dimana pada 2026 sebesar Rp37 miliar lebih dan di 2025 sebesar Rp28miliar lebih. Sehingga total tunda salur yang ada mencapai sekitar Rp65 miliar.
Pemprov Riau berkomitmen untuk menyelesaikan seluruh tunda salur tersebut demi keberlanjutan pembangunan yang ada di daerah apalagi pada saat ini dalam suasana bulan ramadan.
Hal itu ditegaskan Plt Gubri SF Hariyanto MT pada saat kegiatan safari ramadan di rumah suluk Syekh Oesman Syahabuddin di Bagansiapiapi, Jumat (6/3/2026).
"Merupakan suatu kewajiban bagi pemrov untuk menuntaskan seluruh tunda salur khususnya dalam hal ini untuk di Rohil, Insya Allah dalam tahun 2026 ini kami lunasi," katanya.
Ia menegaskan dengan keseriusan untuk penuntasan tunda salur itu maka berpotensi pada dilakukannya pemangkasan sejumlah kegiatan. SF Hariyanto menegaskan pentingnya perlu segara dituntaskan terkait dengan tunda salur mengingat pada saat ini yang merupakan bulan suci ramadan dan dalam waktu dekat memasuki lebaran Idul Fitri.
"Ini memang harus cepat diselesaikan mengingat untuk pembayaran THR, gaji," katanya.
Selain menyampaikan terkait dengan komitmen untuk penuntasan tunda salur itu, Plt Gubri juga menyampaikan komitmen untuk percepatan pembangunan dan pembukaan akses ruas jalan di lintas pesisir dalam hal ini antara Kabupaten Rohil dengan Dumai. Tepatnya yang berada di wilayah Kecamatan Sinaboi-Darussalam, dengan Senepis.
"Alhamdulillah, ruas jalan Dumai-Sinaboi seperti dijanjikan Menhut akan dilepaskan, ijinnya. Akan diterbitkan sehingga bisa dilakukan pembangunan ruas jalan akses disana," katanya.
Ia mengharapkan dengan perhatian itu dapat memberikan manfaat yang baik bagi masyarakat terutama untuk percepatan pembangunan begitu juga demi peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat.(fad)
Baca Juga: Festival Ditiadakan, Tradisi Lampu Colok Tetap Dilakukan Masyarakat Bengkalis
Editor : Edwar Yaman