UJUNG TANJUNG (RIAUPOS.CO) - Koalisi Aksi Mahasiswa Pemuda Anti Kriminal (Kampak) Rokan Hilir (Rohil) melakukan aksi unjuk rasa di depan Mapolres Rohil di Ujung Tanjung, Jumat (17/4/2026) sore.
Dalam aksi tersebut para pengunjuk rasa menyuarakan keprihatinannya terhadap fenomena maraknya peredaran, penyalahgunaan narkoba di wilayah Rohil.
Hal itu dibuktikan hingga terjadinya aksi unjuk rasa besar-besaran yang berujung pada tindakan anarkhi di Panipahan Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika).
Baca Juga: Kemenkum Riau Perkuat Sinergi dengan Kopertais, Dorong Percepatan Pembentukan Sentra KI
Korlap I Eka Rahayu WP mengungkapkan aksi unjuk rasa dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi di Rohil yang saat ini merebak dengan permasalahan narkoba.
Dirinya juga menilai terdapat sejumlah kasus yang mendera khususnya Polres Rohil yang perlu mendapatkan perhatian seperti insiden penikaman yang berujung dengan tewasnya dua orang di Bagansiapiapi beberapa waktu lalu, kemudian kasus tahanan kabur, maraknya peredaran narkoba dan lain-lain.
"Kami mendesak agar kapolres Rohil dicopot," teriak Eka pada saat menyampaikan orasi. Ia menambahkan perlu ada sosok baru yang diharapkan akan lebih gencar lagi melakukan pembenahan terutama dalam hal pemberantasan narkoba.
Pengunjuk rasa mendesak agar pernyataan untuk pengunduran diir tersebut ditandatangani oleh kapolres. Selain menyampaikan orasi secara bergantian, sempat terjadi aksi dorong-dorongan di depan pagar Mapolres Rohil tersebut. Massa mendesak untuk bisa bertemu langsung dengan kapolres, dan menyampaikan tuntutan secara langsung.
Setelah beberapa saat berorasi, massa akhirnya ditemui wakapolres Rohil Kompol Rikky Operiady. Wakapolres menyampaikan bahwa Kapolres sedang berada di Panipahan. Hal itu sebagai menyikapi kondisi agar yang terjadi di Panipahan karena adanya aksi unjuk rasa besar-besaran beberapa waktu lalu.
"Beliau tidak bisa meninggalkan Panipahan karena situasinya tak kondusif, itu adalah pimpinan," kata Wakapolres.
Baca Juga: Penataran Pelatih dan Wasit Basket Lisensi C Resmi Dibuka di Bangkinang, Diikuti 24 Peserta
Mendengar keterangan wakapolres, para pengunjuk rasa terlihat tak puas dan tetap mendesak agar bisa bertemu langsung dengan kapolres. Namun Wakapolres kembali menegaskan bahwa saat ini Kapolres Rohil tengah berada di Panipahan guna memastikan kondisi di Panipahan tetap kondusif.
Sementara saat didesak untuk menandatangani pernyataan atau tuntutan dari pengunjuk rasa, Wakapolres menampik melakukan hal tersebut.
"Itu bukan kewenangan kami," ujarnya. Mendengar jawaban tersebut massa akhirnya memilih bertahan di depan Mapolres Rohil sampai malam ini. (fad)
Editor : M. Erizal