BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) -- Puluhan Jamaah Calon Haji (JCH) yang berprofesi sebagai guru dan terhimpun dalam organisasi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Rokan Hilir (Rohil) mengikuti prosesi adat budaya Melayu berupa tepuk tepung tawar menjelang pemberangkatan ke tanah suci pada musim haji 1447 H/2026 M ini.
Prosesi tepuk tepung tawar dilakukan di gedung pertemuan SMPN 1 Bangko di Bagansiapiapi, Rabu (22/4/2026). Hal ini sebagai pemberian doa dan memberikan semangat positif kepada para JCH seperti yang telah dilakukan turun temurun di kalangan masyarakat Melayu.
Bupati Rohil H Bistamam mengawali prosesi tepuk tepung tawar, diawali dengan menorehkan sedikit sedingin, kemudian menaburkan beras kunyit serta dilanjutkan dengan mengangkat upah-upah di atas kepala para JCH yang mengikuti acara tersebut. Disertai dengan pembacaan doa dan salawat.
Turut senada dengan itu dilakukan juga oleh Sekdakab Rohil H Fauzi Efrizal, Sekretaris PGRI Riau Zulfikar, Ketua PGRI Rohil Muhaimin Sadri, selanjutnya Sekum DPH LAMR Rohil Datuk H Bakhtiar.
Usai pemberian tepuk tepung tawar, Bupati mengatakan harapannya agar para JCH bisa menjalankan rangkaian ibadah haji di tanah suci nantinya dengan baik dan lancar.
Menurutnya salah satu yang mendukung kelancaran tersebut adalah dengan memperhatikan apa-apa yang disampaikan oleh pimpinan rombongan atau regu yang sudah ditentukan. "Ikuti apa yang disampaikan dari petugas haji, dan kami juga mendoakan agar memperoleh predikat haji mabrur/mabrurah," kata Bistamam.
Baca Juga: Koper Lebih Dulu Berangkat, Kloter 03 Jadi Pembuka Keberangkatan Haji Riau
Ketua PGRI Rohil Muhaimin Sadri menyebutkan kegiatan itu digelar sebagia bentuk dukungan, kebersamaan bagi guru, yang berada di lingkungan pendidikan menjelang keberangkatan ke tanah suci. Dirinya juga berharap agar para tamu Allah tersebut dapat memperoleh predikat sebagai haji yang mabrur/mabrurah. Di samping itu pihaknya menyampaikan terimakasih dengan datangnya bupati bersama sejumlah pejabat dan tokoh adat dari LAMR Rohil.
"Alhamdulillah kegiatan ini dapat digelar dengan dihadiri langsung bupati, sekda, dan sejumlah pejabat. Ini dilaksanakan sebagai kebersamaan dengan guru, di bawah Disdik Rohil," katanya. Sadri turut mengharapkan agar para JCH bisa menunaikan ibadah haji dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat seperti biasanya.
Kadisdik Rohil HM Nurhidayat turut menyampaikan apresiasi dengan kegiatan itu. Dirinya yang juga merupakan salah satu JCH pada tahun ini mengharapkan dengan dukungan semua pihak mampu menjaga silaturrahmi yang sudah ada. "Terus tingkatkan kekompakan dan mendoakan agar seluruh pelaksanaan ibadah berjalan dengan lancar," katanya.
Baca Juga: 24-25 April Pengumpulan Koper di Kantor Kemenhaj Rohil
Pemberangkatan JCH Rohil kian dekat, diawali dengan pengumpulan koper pada 24 hingga 25 April 2026. Seluruh koper akan dipusatkan di Kantor Kemenhaj Rohil sebagai bagian dari proses distribusi logistik haji.
Koper jamaah akan diberangkatkan 26 April menuju Pelabuhan Dumai. Sementara itu, jumlah calon jamaah haji asal Rohil tahun ini tercatat sebanyak 202 orang. Para jamaah dijadwalkan akan mulai diberangkatkan pada 26 April 2026 ke Dumai selanjutnya ke Batam pada 27 April dan diterbangkan ke tanah suci pada 28 April 2026.
JCH Rohil terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 6 dan Kloter 8. Untuk Kloter 6, jamaah Rohil akan bergabung dengan jamaah dari Kabupaten Kepulauan Meranti dan Kota Dumai. Sedangkan untuk Kloter 8, JCH Rohil akan bergabung dengan jamaah dari Kabupaten Rokan Hulu dan Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).
Editor : Rinaldi