PALIKA (RIAUPOS.CO) - Kondisi fasilitas infrastruktur seperti jalan dan jembatan di wilayah pesisir Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), khususnya di Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika) banyak yang rusak. Hal ini dikeluhkan para tokoh masyarakat Palika.
”Saat ini infrastruktur jalan, jembatan maupun fasilitas publik lainnya di wilayah Palika sangat memprihatinkan. Hal ini tidak terlepas dari rendahnya perhatian untuk pembangunan di wilayah ini,” keluh tokoh masyarakat di Kecamatan Palika, Abdul Kosim, Selasa (7/7).
Mantan Wakil Ketua DPRD Rohil ini mengungkapkan kerusakan jalan terdapat di setiap kepenghuluan yang ada di Palika. Hal ini terangnya sangat ironis, mengingat daerah pesisir tersebut keseluruhannya adalah daerah yang dikategorikan 3 T (tertinggal, terluar dan terdepan).
Menurutnya, di sejumlah titik badan jalan terus mengalami kerusakan cukup parah, bahkan terdapat lubang menganga yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.Warga pun memasang batang kayu sebagai penanda agar pengendara lebih berhati-hati saat melintas.
”Warga sangat khawatir kondisi tersebut dapat memicu kecelakaan, terutama pada malam hari. Selain pengendara sepeda motor, jalan tersebut juga setiap hari dilalui anak-anak dan masyarakat yang beraktivitas. Kalau tidak segera diperbaiki terangnya ditakutkan ada warga yang terjatuh,” katanya.
Menurutnya akses jalan yang ada memiliki peran penting sebagai penghubung antarpermukiman di wilayah pesisir. Kerusakan yang dibiarkan berlarut-larut dikhawatirkan akan semakin meluas sehingga biaya perbaikannya menjadi lebih besar.
Baca Juga: Nelayan di Rohil Selamat dari Terkaman Buaya saat Pasang Pukat, Alami Luka Serius di Punggung
”Masyarakat berharap pemkab Rohil maupun pemerintah kepenghuluan segera turun tangan melakukan perbaikan. Infrastruktur jalan yang layak sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas sehari-hari, mulai dari bekerja, bersekolah hingga pelayanan masyarakat,” katanya.
Terpisah, Kabid Bina Marga Dinas PUTR Rohil Halim ketika diperlihatkan kondisi jalan rusak di wilayah Kepenghuluan Teluk Pulai yang diberikan pohon oleh warga, menurutnya hal itu akan berusaha untuk diperbaiki. ”Diusahakan ditangani melalui anggaran pemeliharaan,” katanya singkat.(yls)
Laporan ZULFADLI, Palika
Editor : Arif Oktafian