BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) - Sebanyak enam bakal calon penghulu yang sempat gagal tes mengaji tahap pertama pemilihan penghulu (Pilpeng) serentak tahap I Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) kembali mengikuti tes ulang mengaji atau tes susulan yang digelar panitia pilpeng tingkat kabupaten di Bagansiapiapi, Selasa (20/10/2026).
Berbeda dengan sebelumnya di mana pihak penguji adalah tim dari kemenag Rohil, kali ini panitia menetapkan sebagai penguji adalah seorang pimpinan TPA Al Ikhlas, Bagansiapiapi H Busuar.
Selama pelaksanaan tes mengaji turut hadir menyaksikan jalannya kegiatan Kadis PMK Rohil dr Basri, turut hadir juga sejumlah personel polisi, serta pihak perwakilan dari calon penghulu yang sudah lulus tes mengaji sebelumnya yakni Syamsul Bahri.
Baca Juga: Petenis Elina Svitolina Umumkan Pernikahannya dengan Petenis Prancis Gael Monfils Telah Berakhir
Tes mengaji disaksikan secara terbuka, di mana tahapan awal penguji menanyakan sejumlah soal menyangkut pemahaman keagamaan seperti kalimat syahadat, menanyakan soal rukun Islam seperti ibadah puasa, zakat, dan salat. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Al Fatihah serta surat yang dipilih oleh penguji. Pelaksanaan tes mengaji berjalan dengan lancar dan berlangsung cukup singkat untuk masing-masing bakal calon yang mengikuti kegiatan tersebut.
Enam bakal calon penghulu yang mengikuti tes mengaji tersebut yakni Syamsul Bahari Kepenghuluan Suak Air Hitam, Syarifudin Kepenghuluan Pedamaran Kecamatan Pekaitan, Hajiar Kepenghuluan Babusalam Rokan Kecamatan Pujud, Saring Kepenghuluan Tanjung Medan Utara Kecamatan Tanjung Medan, M Sholihin Kepenghuluan Sekeladi Kecamatan Tanah Putih dan M Saidi Kepenghuluan Karya Mukti Kecamatan Rimba Melintang.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kepenghuluan (PMK) Rohil dr Basri menyebutkan pelaksanaan tes mengaji tersebut merupakan kegiatan tes ulang yang dilaksanakan oleh panitia pilpeng kabupaten Rohil.
Baca Juga: RAPBD Kampar 2027 Diproyeksikan Rp2,18 Triliun, Wabup Misharti Dorong Belanja Produktif
"Seperti yang sama telah disaksikan. dan hasilnya akan ditetapkan dari pihak panitia. Sesuai dengan apa yang telah ditetapkan, agar paling lambat hari ini tanggal 20 Oktober juga hasilnya ada dan diumumkan," kata Basri.
Untuk selanjutnya terang Basri jika tak ada kendala akan dilanjutkan dengan proses penetapan terhadap bakal calon yang telah mengikuti ujian tes membaca quran tersebut sebagai calon penghulu yang berhak mengikuti pilpeng.
Sementara, terangnya, hal itu tidak berpengaruh pada rencana awal berupa ditetapkannya hari pemungutan suara pada 27 Oktober, pekan depan.
Baca Juga: Riset Kyoto University di PTPN IV Regional III Berhasil Optimalisasi Produksi Biogas hingga 22 Perse
"Tentunya sesuai dengan kesepakatan dengan panitia kepenghuluan, tidak mempengaruhi untuk pemungutan suara. Cuma nanti ada penyesuaian nomor urut calon dimana yang baru tes mengaji susulan menyesuaikan dengan nomor urut yang ada," katanya.(fad)
Editor : Edwar Yaman