Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Sungai Batang Lubuh Kembali Meluap, Akses Jalan Kota Pasirpengaraian Terputus

Engki Prima Putra • Minggu, 31 Desember 2023 | 15:24 WIB

PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) - Setelah 4 (empat) hari kondisi banjir mengalami surut, Ahad (31/12/2023), siang, ribuan rumah penduduk, fasilitas umum dan sejumlah titik ruas jalan provinsi di Kecamatan Rambah kembali terendam akibat meluapnya kembali air Sungai Batang Lubuh Pasirpengaraian.

Ruas Jalan Provinsi di jalur dua Tuanku Tambusai di Dusun Nogori, Desa Babussalam, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rohul kembali terendam banjir akibat meluapnya Air Sungai Batang Lubuh Pasirpengaraian.
Ruas Jalan Provinsi di jalur dua Tuanku Tambusai di Dusun Nogori, Desa Babussalam, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rohul kembali terendam banjir akibat meluapnya Air Sungai Batang Lubuh Pasirpengaraian.

Banjir yang cukup besar itu, terjadi akibat tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dan perbatasan Kabupaten Padang Lawas (Palas), Sumatera Utara (Sumut) sejak Sabtu (30/12/2023) malam hingga Ahad (31/12/2023) pagi.

Luapan air Sungai Batang Lubuh itu kembali merendam badan ruas jalan provinsi jalur dua Tuanku Tambusai di Dusun Nogori, Desa Babussalam, Kecamatan Rambah, dengan ketinggian air rata-rat 20 sentimeter (Cm) hingga 1,2 meter di jalan masuk Kota Pasirpengaraaian.

Kondisi banjir yang merendam ruas jalan Tuanku Tambusai hingga Ahad (31/12/2023) siang semakin bertambah tinggi, ketimbang banjir yang terjadi 4 hari lalu. Sehingga arus lalulintas dari Jembatan Batang Lubuh Pasirpengarain menu jalan Tuanku Tambusai terganggu dan tidak bisa ditempuh oleh kendaraan bermotor.

Karena ruas Jalan Tuanku Tambusai yang terendam banjir jaraknya lebih kurang 800 meter dari mulai Jembatan Batang Lubuh menuju arah Simpang Tangun Desa Rambah Tengah Utara (RTU) Kecamatan Rambah.

Dengan kondisi badan jalan yang terendam cukup dalam, akses jalan dari Jembatan Batang Lubuh Pasirpengaraian ditutup oleh Satlantas Polres Rohul.

Arus lalulintas menuju Kota Pasirpengaraian terpaksa dialihkan oleh pihak kepolisian, menuju kearah Jalan Lingkar Km 4 (empat) Pasirpengaraian yang juga kondisi badan jalan terendam banjir dengan ketinggian air sekitar 20-30 Cm.

Namun sejumlah titik ruas jalan lingkar Km 4 Pasirpengaraian yang terendam banjir, masih bisa dilintasi kendaraan bermotor roda dua dan roda empat dengan satu arah untuk menuju Komplek Perkantoran Pemda Rohul dan Simpang Kumu Kecamatan Rambah Hilir maupun arah sebaliknya.

Warga yang rumahnya terendam banjir ada yang mengungsi ke Masjid Al Jamik Desa Babussalam maupun ke rumah tetangga dan kerabatnya yang jauh dari jangkauan banjir.

Pantauan Riaupos.co, Ahad (31/12/2023) pukul 12.00 WIB, ruas jalan provinsi di jalur dua Tuanku Tambusai Dusun Nogori, Desa Babussalam yang terendam banjir seperti lautan. Kondisi banjir semkain bertambah, dengan terjadinya hujan lebat.

Sementara pertokoan dan rumah warga yang berada di tepi jalan provinsi tersebut, sebagian besar air telah masuk kedalam ruko. Aktifitas warga Desa Babussalam Lumpuh akibat banjir yang terjadi cukup besar dan air yang sangat deras.

Bupati Rohul H Sukiman di sela-sela meninjau kondisi banjir di Kecamatan Rambah dan Dapur Umum BPBD Rohul di tepi Sungai Batang Lubuh Pasirpengaraian, Ahad (31/12/2023), membenarkan kembalinya meluap air Sungai Batang Lubuh yang menyebabkan ribuan rumah penduduk dan akses jalan provinsi dari Jembatan Batang Lubuh Pasirpengaraian menuju jalan Tuanku Tambusai terputus.

Karena banjir dengan ketinggian air sedada orang dewasa yang merendam sejumlah titik ruas Jalan Tuanku Tambusai, membuat arus lalulintas terputus dan tidak bisa dilalui kendaraan bermotor. Sehingga arus lalulintas dialihkan menuju ke ruas jalan Lingkar Km 4 sebagai jalan alternatif untuk menuju Kota Pasirpengaraian

’’Banjir yang terjadi pada hari ini, Ahad (31/12/2023) cukup besar dari pada banjir yang pernah terjadi pada akhir tahun 2022 lalu. Kita perihatin dan ikut merasakan derita yang dialami masyarakat terutama bagi rumahnya yang terdampak banjir. Semoga bencana alam yang teradi dipenghujung akhir tahun 2023 ini cepat surut,’’ ujarnya.

Orang nomor satu Rohul itu menyebutkan pemerintah daerah melalui BPBD Rohul hadir melayani dan memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir, baik yang membutuhkan evakuasi maupun bantuan makanan siap saji atau nasi bungkus yang diberikan langsung kepada warga dilokasi banjir.

‘’Kita imbau masyarakat yang berada di tepi Sungai Batang Lubuh Pasirpengaraian tetap waspada dengan curah hujan yang terjadi Ahad (31/12/2023) siang ini, sangat berpotensi ketinggian air semakin bertambah,’’ tuturnya. 

Laporan: Engki Prima Putra (Pasirpangaraian)



Editor : RP Edwir Sulaiman
#bmkg #curah hujan tinggi #banjir rokan hilir #bpbd rohul