Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Jembatan Sungai Rokan di Ujung Batu Belum Ditutup, Ini Tanggapan Kapolres Rohul

Engki Prima Putra • Selasa, 26 November 2024 | 11:35 WIB
Kapolres Rohul AKBP Budi Setiyono SIK MH didampingi anggota DPRD Riau Dapil Rohul Hardi Chandra saat meninjau kondisi Jembatan Sungai Rokan yang mengalami kemiringan di Desa Suka Damai
Kapolres Rohul AKBP Budi Setiyono SIK MH didampingi anggota DPRD Riau Dapil Rohul Hardi Chandra saat meninjau kondisi Jembatan Sungai Rokan yang mengalami kemiringan di Desa Suka Damai

 

PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) - Pemerintah daerah bersama Polres Rokan Hulu hingga Senin (25/11/2024) petang, belum ada mengeluarkan keputusan terkait rencana penutupan Jembatan Sungai Rokan.

Jembatan yang berada di ruas Jalan provinsi Tandun-Pasirpengaraian tepatnya di Desa Suka Damai, Kecamatan Ujung Batu itu telah mengalami kemiringan usai diterjang derasnya air sungai Rokan Kiri.

Setelah adanya surat Surat Kepala Dinas PUPRPKPP Riau Nomor 600.1.1/PUPRPKPP/BM/4984 yang ditujukan kepada Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Riau untuk disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rohul tertanggal 25 November 2024.

Dalam artian, arus lalulintas dari arah Pasirpengaraian-Ujung Batu maupun sebaliknya yang diperbolehkan melintas ke Jembatan Sungai Rokan khusus untuk kendaraan bermotor roda 2 (dua) dan roda 4 (empat) saja dengan diberlakukan buka tutup.

Sementara, kendaraan bermotor roda enam keatas baik kosong, bermuatan, kendaraan pengangkut sawit, CPO, tangki dan kayu) dilarang melintasi jembatan Sungai Rokan yang telah berusia 40 an tahun itu.

Dengan mengalihkan arus lalulintas ke jalur alternatif yang telah disiapkan.

Sebagai bahan pertimbangan Pemkab dan Polres Rohul belum ditutupnya Jembatan Sungai Rokan dan pengalihan arus lalulintas, selain memastikan dan menyiapkan terlebih dahulu kelayakan dari jalur alternatif jalan yang akan ditempuh kendaraan bermotor roda enam, juga kepastian kondisi kekuatan Jembatan Sungai Rokan menahan beban di atasnya.

Akibat bergesernya pilar jembatan tersebut diterjang derasnya air Sungai Rokan beberapa hari lalu.

Kapolres Rohul AKBP Budi Setiyono SIK MH saat dikonfirmasi wartawan, Senin (25/11/2024) petang menyebutkan perkembangan jembatan Sungai Rokan.

Sesuai kesepakatan bersama Polres, Dinas Perhubungan, Dinas PUPR, Satpol PP dan Anggota DPRD Kabupaten Rohul dan Anggota DPRD Riau Hardi Chandra serta Dinas PUPRPK Riau, Upika Kecamatan Ujung Batu, sejak Ahad (24/11/2024) sudah mengambil langkah-langkah di lapangan.

Yakni kendaraan roda enam keatas dilarang melintas di Jembatan Sungai Rokan yang mengalami kemiringan.

Langkah yang diambil, sejak Ahad hingga Senin (25/11/2024), masih memberlakukan buka tutup di atas jembatan, karena lajur jembatan sebelahnya masih bisa dipakai.

''Khusus untuk kendaraan roda dua dan roda empat, kita berlakukan buka tutup dari arah Pasirpengaraian-Ujung Batu dan sebaliknya dari Ujung Batu-Pasirpengaraian boleh melintas Jembatan Sungai Rokan dijalur sebelahnya,'' ujarnya

Untuk tertibnya arus lalulintas yang boleh melintas di Jembatan Sungai Rokan tersebut, tegas Budi, sejak Ahad (24/11/2024), telah dilakukan penjagaan oleh tim gabungan dari Kepolisian, Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD, Dinas PUPR Rohul.

''Kita sudah lakukan koordinasi dengan Pak Bupati Rohul, untuk penerapan buka tutup di Jembatan Sungai Rokan, khususnya diperbolehan untuk kendaraan roda 2 dan 4," jelasnya.

"Langkah yang diambil itu, sudah mendapat persetujuan dari beliau (Bupati Rohul, red). Penjagaan diberlakukan selama 24 jam, dengan harapan tidak ada aktivitas pungli oleh masyarakat kepada kendaraan bermotor yang melintas,'' pintanya.

Untuk kendaraan roda enam tegas Kapolres, ditutup total. Kendaraan bermuatan berat itu dilarang melintas Jembatan Sungai Rokan yang mengalami kemiringan, guna mengurangi beban jembatan yang kondisinya miring.

Tentunya telah menyiapkan jalur alternatif bagi kendaraan roda 6 keatas yakni Pertama Jalur Pekanbaru-Duri-menuju Bonai Darussalam Rohul.

''Akan tetapi untuk Sementara ini, mengingat curah hujan yang cukup tinggi di Rohul, sejumlah titik ruas jalan provinsi di Kecamatan Bonai Darussalam mengalami banjir yang tidak bisa dilewati,'' katanya.

Untuk Jalur Alternatif kedua, dari Pekanbaru menuju Kabupaten Rohil-Ujung Tanjung, Pujud, Tanjung Medan-Mahato Kecamatan Tambusai Utara Rohul.

Dua jalur itu, sebagai alternatif yang kita pilih untuk kendaraan berat yaitu roda enam keatas untuk aktivitas berjalannya ekonomi masyarakat Rohul.

Sedangkan jalur alternatif di sekitar Jembatan Sungai Rokan, lanjutnya, nantinya akan buat jalur satu arah.

Baca Juga: Pj Kades Meranti Harus Transparan Kelola ADD, Pj Kades Alahair dan Wonosari Dilantik

Namun kondisi itu masih dipantau dan uji coba serta koordinasi bersama Dinas Perhubungan, Dinas PUPR Rohul dan Dinas PUPRPKPP Riau.

''Rencana kami dari arah Ujung Batu ke Pasirpengaraian, khusus roda enam, akan melewati jembatan Lubuk Bendahara. Jadi one way atau satu jalur dari Ujung Batu menuju Pasirpengaraian," jelasnya.

" Kemudian dari Pasirpengaraian menuju Ujung Batu, akan melewati simpang PT SAI-Desa Kota Intan menuju PT EDI Kota Lama Kecamatan Kunto Darussalam ke arah Desa Ngaso Ujung Batu. Itulah jalur alternatif yang dipersiapkan,'' sambungnya.

Mantan Kasubdit Regindent Ditlantas Polda Riau itu, mengimbau kepada masyarakat dan pengguna jalan, untuk dapat melalui jalur alternatif yang telah disiapkan oleh Polres Rohul, kepolisian, untuk mengurangi beban jembatan Sungai Rokan yang mengalami kemiringan dengan tetap berkoordinasi bersama Pemkab Rohul dan Dinas PUPRPKPP Riau.

Menyikapi Surat Kadis PUPRPKPP Riau yang meminta Penutupan Jembatan Sungai Rokan dan pengalihan arus lalu lintas, Kapolres menegaskan, pihaknya masih terus berkoordinasi dengan Dinas PUPRPKPP Riau dan mempertimbangkan dampak dari segala aspek.

''Apabila dilakukan penutupan total terhadap Jembatan Sungai Rokan tersebut, kami meminta kepastian langkah-langkah terhadap kelanjutan pembangunan jembatan. Jika masih belum ada rencana pembangunan jembatan, saya minta jembatan ini masih bisa dipergunakan untuk satu jalur sebelah timur khusus Roda 2 dan roda empat (buka-tutup),'' tegasnya lagi.

Dengan pertimbangan, kata Kapolres, mengingat Jembatan Sungai Rokan ini satu-satunya akses utama Pasirpengaraian-Ujung Batu dan sebaliknya.

Selain ruas jalan provinsi itu sebagai urat nadi prekonomian masyarakat yang menghubungan Kabupaten Rohul, Provinsi Riau menuju Sumut dan Kabupaten Rohul menuju Pekanbaru dan Sumbar.

Ditambahkannya, untuk pendistribusian logistik Pilkada 2024 dari Kantor KPU Rohul menuju ke sejumlah kecamatan yang menggunakan dump truk Colt Diesel diprioritaskan melewati Jembatan Sungai Rokan kiri itu.

Terhitung Ahad (24/11/2024) hingga Senin (25/11/2024) dari Pasirpengaraian menuju PPK Rokan IV Koto, Pendalian IV Koto, Kunto Darussalam, Pagaran Tapah Darussalam, Tandun, Kabun dan Ujung Batu yang mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian dan TNI, Satpol PP.

''Untuk pendistribusian logistik Pilkada 2024 dengan menggunakan dump truk roda enam kita prioritaskan untuk melewati Jembatan Sungai Rokan, demi memperlancar kegiatan pelaksanaan Pilkada Serentak 27 November 2024," jelasnya.

"Begitu juga pada pergeseran logistik setelah pencoblosan dan penghitungan suara di TPS menuju PPK kita prioritaskan,sejauh ini tidak ada kendala semua berjalan lancar,'' tutupnya. (epp)

Editor : M. Erizal
#jembatan miring #rohul #jembatan sungai rokan ujung batu #kapolres rohul #banjir rohul #jembatan sungai rokan ujung batu ditutup