PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) - Ratusan rumah warga di sejumlah desa di Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Provinsi Riau, Ahad (29/12/2024) sekitar pukul 05.00 WIB, terendam banjir yang berasal dari luapan air Sungai Batang Lubuh yang tak terbendung.
Akibat tingginya intensitas curah hujan yang terjadi dalam 3 (tiga) hari terakhir.
Bencana banjir yang terjadi di penghujung akhir tahun 2024 ini, tergolong besar di Kecamatan Rambah.
Tak hanya rumah penduduk yang terdampak genangan air terjadi di Desa Babussalam, Desa Rambah Tengah Utara, Desa Pematang Berangan dan Kelurahan Pasirpengaraian dengan ketinggian 1,5 meter.
Kondisi itu mengakibat akses jalan utama menuju Ibukota Kabupaten Rohul yakni Jalan Tuanku Tambusai Pasirpengaraian yang terendam banjir lebih kurang sepanjang 450 meter dengan ketinggian 20-80 sentimeter pada pukul 06.00 WIB tidak bisa melintas.
Kendaraan bermotor yang terlanjur melintas menuju arah Jembatan Sungai Batang Lubuh Pasirpengaraian terpaksa dialihkan oleh Satlantas Polres Rohul.
Polisi telah berjaga dengan memasang water barrier untuk mengalihkan arus lalulintas Pasirpengaraian menuju Dalu-dalu Kecamatan Tambusai terpaksa dialihkan menuju Jalan Lingkar Km 4 Pasirpengaraian.
Seorang warga Desa Babussalam Aldy yang rumahnya terendam banjir kepada Riaupos.co, Ahad (29/12/2024), menjelaskan, banjir dari luapan air sungai Batang Lubuh akibat tingginya curah hujan yang terjadi, kali ini cukup besar dibandingkan kondisi banjir yang terjadi pada awal November lalu.
“Genangan banjir mulai masuk ke dalam rumah jelang masuknya salat Subuh tadi. Luapan air sungai Batang Lubuh sangat cepat naiknya. Sekarang hampir semua perabotan terendam. Kami hanya bisa menyelamatkan barang-barang yang penting saja,” ujarnya.
Dia membenarkan, ruas jalan Tuanku Tambusai Pasirpengaraian tak bisa dilalui kendaraan bermotor sejak Pukul 06.00 WIB, akibat genangan air yang mencapai ketinggian 80 sentimer.
Baca Juga: 30.833 Kendaraan Melintasi Dua Ruas Jalan Tol di Riau pada Akhir Pekan Jelang Tahun Baru 2025
''Banjir yang terjadi akibat hujan deras yang terjadi pada Jumat (27/12/024) malam hingga Sabtu (28/12/2024) dini hari dan perbatasan Rohul-Padang Lawas, Sumut. Sehingga Ahad (29/12/2024) pagi tadi jelang subuh, air sungai Batang Lubuh meluap merendam rumah penduduk dan ruas jalan Kota Pasirpengaraian,'' ujarnya.
Bencana banjir yang merendam rumah penduduk dan ruas jalan TuankuTambusai Terencam Banjir, Kapolres Rohul AKBP Budi Setiyono SIK MH, Kasat Lantas Polres Rohul AKP Tatit Rizkyan Hanapi STK SIK, Kasat Binmas Polres Rohul Iptu Sintong Panjaitan, Personil BPBD Rohul dan Polres Rohul langsung turun meninjau lokasi banjir.
Tak hanya menyisir kondisi rumah warga yang terendam banjir, juga memberikan bantuan evakuasi terhadap warga yang membutuhkan dengan menggunakan perahu karet.
''Luapan air Sungai Batang Lubuh Pasirpengaraian terjadi sejak Ahad (29/12/2024) pagi. Kondisi itu mengakibatkan ruas jalan Tuanku Tambusai di Desa Babussalam Kecamatan Rambah dari Jembatan Sungai Batang Lubuh menuju Simpang Supra terendam," ungkap Kapolres Rohul AKBP Budi Setiyono SIK MH melalui Kasat Lantas Polres Rohul AKP Tatit Rizkyan Hanafi TK SIK saat dikonfirmasi Riaupos, Ahad (29/12/2024) pagi.
Kondisi itu, arus lalulintas dari arah Pekanbaru menuju Dalu-dalu maupun sebaliknya terpaksa dialihkan menuju Jalan Lingkar Km 4 Pasirpengaraian,'' imbuhnya.
Diakuinya, banjir yang terjadi akibat tingginya intensitas curah hujan yang terjadi di Kabupaten Rohul itu hampir terjadi setiap penghujung air tahun.
Kondisi itu mengakibatkan ratusan pemukimah penduduk dan ruas jalan sejumlah desa di Kecamatan Rambah seperti Desa Babussalam, Desa Pematang Berangan, Desa RTU dan Kelurahan Pasirpengaraian terendam banjir.
''Kami Imbau warga yang bertepat tinggal di tepi daerah aliran Sungai Batang Lubuh, agar berhati-hati, selalu mengawasi anaknya bermain di genangan banjir. Kita berdoa, semoga banjir yang terjadi hingga siang ini segera surut. Sehingga arus lalulintas menuju jalan Tuanku Tambusai Pasirpengaraian bisa normal kembali,'' tuturnya.
Kalaksa BPBD Rohul H Ridarmanto SIp MIp melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik Boy Arta SIP saat dikonfirmasi Riaupos.co, Ahad (29/12/2024), membenarkan sejumlah desa di Kecamatan Rambah terdampak bencana banjir dari luapan air Sungai Batang Lubuh.
''Data sementara, ratusan rumah penduduk dan ruas jalan terendam banjir di sejumlah Desa yang ada di Kecamatan Rambah dengan ketinggian air sekitar 20 sentimeter hingga 1 meter lebih. Banjir disebabkan tingginya curah hujan yang mengguyur Rohul dan Perbatasan Sumut dalam beberapa hari terakhir,'' tuturnya.
Dijelaskannya, personil BPBD Rohul bersama Polri saat ini menyisir genangan air dan memantau kondisi banjir yang merendam rumah penduduk menggunakan perahu karet.
Selain membantu mengevakuasi warga dan menyalurkan bantuan nasi bungkus serta melakukan pendataan pemukiman penduduk yang terdampak bencana banjir yang terjadi dipenghujung akhir tahun 2024.
Boy menambahkan data sementara rumah penduduk yang terdampak banjir di Kecamatan Rambah yakni Desa Babusalam tepatnya di Dusun Darusalam 50 KK, Dusun Sebaya 25 KK, Dusun Muara Tugun 125 KK dan sejumlah fasilitas umum (Fasum).
Kemudian rumah penduduk di Desa Pamatang Berangan yang terdampak banjir di Dusun Tulang Gajah sebanyak 110 KK, Kelurahan Pasirpengaraian tepatnya di Lingkungan Tanjung Harapan terdampak 140 KK. (epp)
Editor : M. Erizal