Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Danau Gunung Sari Dipersiapkan Jadi Objek Wisata

Engki Prima Putra • Selasa, 11 Februari 2025 | 11:06 WIB

 

Bupati Rohul H Sukiman menyerahkan potongan nasi tumpeng dalam acara syukuran atas selesainya pembangunan Danau Gunung Sari Desa Pasir Intan, Kecamatan Bangun  Purba.
Bupati Rohul H Sukiman menyerahkan potongan nasi tumpeng dalam acara syukuran atas selesainya pembangunan Danau Gunung Sari Desa Pasir Intan, Kecamatan Bangun Purba.

PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO)- Bupati Rohul H Sukiman, Senin (10/2), menghadiri acara syukuran atas selesainya pembangunan Danau Gunung Sari di Desa Pasir Intan, Kecamatan Bangun Purba oleh Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) III yang anggarannya bersumber dari APBN tahun 2023-2024 dengan total sekitar Rp28 miliar.

Acara syukuran atas selesainya pembangunan Danau Gunung Sari tersebut ditandai dengan pemotongan nasi tumpeng oleh Bupati Rohul H Sukiman dilanjutkan peninjauan danau yang dihadiri Kepala BWWS III Nani, Sekda Rohul Muhammad Zaki SSTP MSi, forkopimcam, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, kades se-Kecamatan Bangun Purba dan masyarakat setempat.

‘’Alhamdulilah pembangunan Danau Gunung Sari yang dianggarkan melalui APBN tahun 2023-2024 dengan total sekitar Rp28 miliar telah tuntas. Hari ini kita menggelar syukuran bersama BWSS III, karena Danau ini masih dalam tahap pemeliharaan. Harapan ke depan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat dan Pemerintah Desa Pasir Intan dalam meningkat UMKM dan objek wisata,’’ ungkap Bupati Rohul H Sukiman menjawab Riau Pos, Senin (10/2).

Orang nomor satu Rohul itu berpesan kepada Camat Bangun Purba dan Kades Pasir Intan untuk dapat bersama-sama dengan masyarakat memelihara dan menjaga bangunan yang ada. Dengan menanamkan rasa memiliki bangunan tersebut.

’’Ke depan Danau Gunung Sari ini dapat dijadikan sebagai tempat pariwisata, karena sangat bagus dan menarik pengunjung. Kalau bangunan ini tidak dipelihara dan dirawat dengan baik, maka tidak akan berlangsung lama. Ini bisa baik, mana kala masyarakat bersama pemerintah ikut menjaga. Bisa membangun, tapi jika tidak dipelihara maka akan cepat rusak,’’ pesannya.

Sementara itu, Kepala BWSS III Nani menjawab Riau Pos, Senin (10/2) menyampaikan, kehadirannya dalam acara syukuran ini untuk memperkenalkan pembangunan Danau Gunung Sari dan UMKM di Desa Pasir Intan.

Diakuinya, pembangunan Danau Gunung Sari menghabiskan anggaran sekitar Rp28 miliar. Dengan rincian, APBN tahun 2023 sebesar Rp6,1 miliar dan tahun 2024 sekitar Rp22 miliar.

‘’Akhir tahun 2024 lalu sudah PHO, sekarang bangunan Danau Gunung Sari masih dalam masa pemeliharaan untuk selama 1 tahun. Jadi bangunan UMKM yang ada tidak dipakai dulu, tidak ada pungutan parkir, sebelum ada serah terima kelola oleh Kementerian PUPR kepada Pemkab Rohul. Silahkan di pakai untuk ruang terbuka hijau, tapi bangunan yang ada tetap dijaga dan dipelihara,’’ tuturnya.(epp)

Editor : Arif Oktafian
#pasir pengaraian #objek wisata #rokan hulu #danau gunung sari