PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) - Pemerintah daerah bekerja sama dengah tokoh masyarakat, pengurus koperasi yang ada di Kecamatan Kunto Darussalam telah melakukan gerak cepat upaya penanganan sementara 2 (dua) unit jembatan yang tergerus akibat meluapnya air Sungai Rokan, Senin (3/3/2025).
Yakni penanganan darurat Jembatan Omang dan Jembatan Pisang Kolek yang berada di Kelurahan Kotalama sejak Jumat (28/2/2025) hingga Senin (3/3/2025) malam masih belum bisa dilewati oleh kendaraan roda dua, roda 4, dan roda enam.
Mengingat alat berat Dinas PUPR Rohul masih bekerja di lapangan untuk melakukan penimbunan batu cadas dan tanah serta pemadatan di titik Jembatan Omang yang tergerus luapan air Sungai Rokan hingga malam.
Sementara oprit Jembatan Pisangkolek yang mengalami abrasi atau longsor tergerus luapan air Sungai Rokan yang terjadi Ahad (2/3/2025) malam hingga Senin (3/3/2025) siang, telah ditangani sementara dengan melakukan penimbunan tanah dan batu menggunakan alat berat secara swadaya oleh masyarakat, pengurus koperasi yang ada Kecamatan Kunto Darussalam.
Plt Kepala Dinas PUPR Rohul H Zulfikri ST saat dikonfirmasi Riaupos.co, Senin (3/3/2025) menyebutkan, Dinas PUPR Rohul bekerja sama dengan tokoh masyarakat, pengurus koperasi yang ada di Kecamatan Kunto Darussalam hingga malam ini, masih melakukan pemadatan dititik jembatan Omang di Kelurahan Kota Lama yang tergerus luapan air Sungai Rokan.
Yakni memasang batu cadas dan tanah timbun dengan menurunkan alat berat berupa ekskavator, beko loader dan bomax serta dump truk. Sekretaris Dinas PUPR Rohul itu menyatakan sejak Jumat (28/2/2025) hingga Senin (3/3/2025) tengah malam akses jalan penghubung Kelurahan Kota Lama menuju 5 desa yang ada di Kecamatan Bonai Darussalam masih belum bisa dilewati oleh kendaraan bermotor.
Selain itu, Jembatan Omang dan Jembatan Pisangkolek tersebut merupakan jalan jalur alternatif utama bagi kendaraan roda empat dan roda enam bermuatan dari arah Pekanbaru menuju Pasirpengaraian. via Simpang Ngaso (Kecamatan Ujung Batu)-Kotalama Simpang Tiga Kubu Padang-jalan poros PT Ekadura-jalan poros PT SAI Km 6 Ujung Batu menuju ibukota Pasirpengaraian maupun sebaliknya.
Hal itu diberlakukan, pascadilarangnya kendaraan roda 4 dan 6 bermuatan dari arah Pekanbaru untuk melintasi Jembatan Sei Rokan di Kecamatan ujung Batu yang mengalami kerusakan dan kemiringan dihantam luapan air Sungai Rokan pada 25 November 2024 lalu.
Sementara itu, Kepala UPTD Wilayah 3 Dinas PUPR Rohul Khairul ST saat dikonfirmasi Riaupos.co, Senin (3/3/2025) malam, membenarkan, alat berat Dinas PUPR Rohul masih melakukan pemadatan batu cadas dan tanah timbun di titik jembatan Omang yang sebelumnya tergerus luapan air Sungai Rokan.
Dengan memastikan, akses jalan penghubung dari Kelurahan Kotalama menuju lima desa yang ada di Kecamatan Kunto Darussalam atau jalur alternatif Pasirpengaraian-Ujung Batu bagi kendaraan roda 4 dan roda enam bermuatan besok, Selasa (4/3) sudah bisa melintasi dua jembatan yang telah dilakukan sementara.
Diakuinya, pemadatan titik Jembatan Omang yang tergerus luapan air Sungai Rokan masih berlangsung pada malam ini oleh Dinas PUPR Rohul. Dalam artian akses jalan alternatif Pasirpengaraian-Ujung Batu via Simpang Ngaso (Kecamatan Ujung Batu)-Kota Lama Simpang Tiga Kubu Padang - Jalan Poros PT Ekadura - Jalan poros PT SAI Km 6 Ujung Batu menuju ibukota Pasirpengaraian maupun sebaliknya hingga Senin (3/3/2025) malam belum boleh dilewati.
''Kami pastikan besok Selasa (4/3/2025), Jembatan Omang dan Jembatan Pisangkolek di Kelurahan Kotalama sudah bisa dilewati oleh kendaraan roda dua, roda empat dan roda enam bermuatan. Dalam artian jalur alternatif Pasirpengaraian-Ujung Batu maupun sebaliknya yang sempat dialihkan sejak Jumat (28/2/2025) via Pujud (Rohil, red) hingga Senin (3/3/3035) malam ini rampung dan besok pagi sudah bisa melintas disini,'' tuturnya.(epp)
Editor : Edwar Yaman