Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Menunggak Iuran Sekolah, Siswa Kelas X SMKN 1 Bangun Purba Ini Rela Gadaikan HP untuk Bisa Ikut Ujian, Begini Kronologinya

Engki Prima Putra • Selasa, 3 Juni 2025 | 22:20 WIB
Resta Lubis didampingi ibunya Mariatun menaris haru saat dikunjungi Kapolres Rohul AKBP Emil Eka Putra SIK SH MSi beserta rombongan di rumahnya Desa Bangun Purba Timur Jaya, Selasa (3/6/2025).
Resta Lubis didampingi ibunya Mariatun menaris haru saat dikunjungi Kapolres Rohul AKBP Emil Eka Putra SIK SH MSi beserta rombongan di rumahnya Desa Bangun Purba Timur Jaya, Selasa (3/6/2025).

PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) -- Dengan penuh perjuangan agar tetap bisa mengikuti ujian kenaikan kelas, Resta Lubis harus menggadaikan handphone androidnya ke salah satu toko ponsel di Desa Bangun Purba Timur Jaya, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Sebelunya, Resta Lubis, salah seorang siswa kelas X SMKN I Bangun Purba sempat tertunda mengikuti ujian di sekolahnya, Senin (2/6/2025), lantaran tidak diberikan kartu ujian oleh wali kelasnya.

Mesti terlambat, anak yatim tersebut akhirnya bisa mengikuti ujian.

Kisah pilu yang dialami siswa kurang mampu di SMKN 1 Bangun Purba ini, videonya sempat viral di media sosial (medsos) dan menjadi perhatian publik.

Resta Lubis dalam video yang di unggah salah satu akun Tik Tok, ia menyampaikan secara terbuka peristiwa yang dialaminya tersebut.

"Saya ingin menyampaikan, kalau saya tidak bisa ikut ujian, karena belum melunasi urang praktik sebesar Rp240 ribu. Memang benar saya tidak disuruh pulang oleh pihak sekolah," jelasnya.

Saking mau ikut ujian kenaikan kelas, lanjutnya, ia permisi ingin pulang sebentar untuk meminta uang sama ibu kandungnya. Setibanya di rumah, ternyata ibunya tidak ada uang.

"Saya sempat menangis, karena mau ikut ujian sekolah. Saya ambil inisiatif pergi ke salah satu conter ponsel, untuk menggadaikan handphone dan langsung ke sekolah membayar uang praktik. Dan barulah saya ikut ujian. Memang saya tidak disuruh pulang, tapi tidak dikasih kartu ujian, karena belum membayar uang praktik tersebut," jelasnya.

Atas video viral tersebut, Plh Kepala SMKN 1 Bangun Purba Habibi SPdI didampingi Humas Jaya Putra dan Walikelas X Jurusan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) Masraini, Senin (2/6), menyampaikan klarifikasi dari pihak sekolah.

"SMKN 1 Bangun Purba, tidak pernah menyuruh anak kami yang mungkin belum menyelesaikan administrasinya untuk pulang. Tidak pernah kami sampaikan tidak ikut ujian," kata Habibi.

 

"Buktinya anak Kami Resta Lubis Kelas X TBSM, yang tadi viral, bahasanya ananda tersebut tidak boleh ikut ujian, nyatanya di dalam daftar nilai, Resta Lubis mengikuti ujian MTK dan Pendidikan Agama Islam. Jam ujian tertera di sini," sebutnya.

Habibi meyampaikan sekolah tidak pernah menyuruh siswa (Resta Lubis, red) yang belum lunas mungkin administrasi tidak boleh ikut ujian atau tidak pernah disuruh pulang.

Sebagai perpanjangan dari Kasek SMKN Bangun Purba yang sedang melaksanakan ibadah haji di tanah Suci, ketiganya mewakali SMKN 1 Bangun Purba menyampaikan permohonan maaf dengan adanya kegaduhan dengan permasalahan yang kecil tadi.

Diakui pihak sekolah, siswa Kelas X TBSM Resta Lubis telah menunggak uang iuran praktek siswa bulanan sekolah selama 6 bulan dengan total sebesar Rp240.000.

Resta Lubis menggadaikan HP android miliknya ke salah conter ponsel dengan mendapatkan pinjaman uang Rp100 ribu.

Selanjutnya uang tersebut digunakan untuk mencicil tunggakan uang praktik di sekolah.

Kegigihan Resta Lubis dengan kondisi ekonomi orangtuanya, ia berjuang untuk tetap bisa mengikuti ujian dan ingin naik kelas XI SMKN 1 Bangun Purba.

Peristiwa yang bikin haru ini, mendapat simpatik dari Kapolres Rohul AKBP Emil Eka Putra SIK SH MSI beserta Ketua Bayangkari Cabang Polres Rohul. Keduanya menyambangin rumah Resta Lubis, Selasa (3/6/2025) sekitar pukul14.30 WIB yang berlamat di Dusun Tangjung Berani, Desa Bangun Purba Timur Jaya, Kecamatan Bangun Purba.

 

"Kedatangan kami ini tidak ada maksud ataupun tujuan yang lain. Tapi kunjungan silaturrahmiantara Polres Rohul dengan masyarakat khususnya dengan keluarga Resta Lubis," jelasnya.

"Kami dari Keluarga Resta Lubis mengucapkan terima kasih kepada Polres Rohul, karna sudah mau datang berkunjung kerumah, karena ikut prihatin dan mau membantu serta berbagi," ujar Mariatun, Ibukandung Restu Lubis.

 

Editor : Rinaldi
#Gadaikan HP #tunggak bayar iuran #Pungutan uang praktik siswa smkn 1 di rohul #ujian sekolah #pungutan sekolah #Pungli smkn 1 bangun purba #Siswa gadai hp bayar uang praktik di smk 1 bangun purba #Bangun Purba #Siswa di riau gadai hp bayar uang praktik #rokan hulu #Heboh pungutan smk di rohul riau