Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Telusuri Penampakan Lumba-Lumba di Sungai Batang Lubuh Rohul, Tim LKKPN Pekanbaru dan DKPP Pulbaket

Engki Prima Putra • Kamis, 11 Desember 2025 | 23:50 WIB
Tim LKKPN Pekanbaru dan Plt Kepala DKPP Rohul Zulfikar SP (batik biru) turun ke sejumlah dusun di Kecamatan Rambah Hilir lakukan Pulbaket terkait munculnya lumba-lumba di aliran Sungai Batang Lubuh
Tim LKKPN Pekanbaru dan Plt Kepala DKPP Rohul Zulfikar SP (batik biru) turun ke sejumlah dusun di Kecamatan Rambah Hilir lakukan Pulbaket terkait munculnya lumba-lumba di aliran Sungai Batang Lubuh

PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) - Setelah heboh beredarnya video kemunculan seekor lumba-lumba di aliran Sungai Batang Lubuh, Dusun Surau Munai, Desa Rambah Hilir Timur, Kecamatan Rambah Hilir, Selasa (9/12/2025) petang, Tim Unit Pelaksana Teknis (UPT) Loka Kawasan Konservasi Perairan Nasional (LKKPN) Pekanbaru bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Rohul langsung turun melakukan pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket), Kamis (11/12/2025) siang.

Tim yang berada di bawah Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI tersebut hadir, mewawancarai warga di empat titik lokasi penampakan lumba-lumba di Dusun Surau Munai.

Mereka adalah saksi pertama yang melihat mamalia dilindungi itu muncul ke permukaan sungai Batang Lubuh dengan jarak sekitar tiga meter saat warga melintas menggunakan sampan.

Selanjutnya Tim bergeser ke Dusun Ujung Gurap dan Dusun Muara Nikum dan Dusun Muara Rumbai tepatnya di lokasi penyeberangan rakit menelusuri aliran Sungai Batang Lubuh.

Ketua Tim LKKPN Pekanbaru Wahyudi Andrito saat turun, membawa sejumlah contoh gambar jenis lumba-lumba untuk dicocokkan dengan keterangan warga. Dari hasil sementara, jenis mamalia tersebut diduga lumba-lumba Australia.

Plt Kepala DKPP Rohul Zulfikar SP menyebutkan, turunnya tim LKKPN merupakan instruksi langsung Bupati Rohul Anton agar dilakukan koordinasi cepat dengan pihak KKP.

''Hari ini tim LKKPN menelusuri lokasi penampakan awal di Surau Munai hingga titik terakhir di Jembatan Surau Munai. Tim memberikan sejumlah pertanyaan kepada warga guna memastikan informasi terkait jenis lumba-lumba yang muncul di aliran Sungai Batang Lubuh atau Sungai Rokan Kanan,” jelas Zulfikar saat dikonfirmasi Riaupos.co Kamis (11/12/2025) malam.

Berdasarkan keterangan masyarakat, kata Sekretaris DKPP Rohul itu, berawal lumba-lumba terlihat pertama kali, Selasa (9/12/2025) sekitar pukul 16.00–17.00 WIB, lalu kembali muncul dua kali pada malam hari di Dusun Surau Munai sebelum bergerak ke arah hulu menuju Ujung Gurab.

Sejak penampakan tersebut, hingga Kamis sore menjelang magrib, tidak ditemukan lagi tanda-tanda keberadaan mamalia air tersebut. Tim juga mengecek lokasi lain seperti Surau Suluk Syech Baha’udin di Dusun Muara Nikum dan Dusun Muara Rumbai, namun warga di lokasi itu juga belum melihat adanya kemunculan lanjutan.

Zulfikar menyampaikan imbauan resmi dari LKKPN Pekanbaru kepada masyarakat agar tidak menangkap atau melakukan tindakan yang dapat membahayakan lumba-lumba tersebut.

“Jika masyarakat melihat kembali, segera laporkan ke UPT LKKPN atau DKPP Rohul. Tim sudah meninggalkan nomor kontak yang dapat dihubungi,” ujarnya.

Disinggung data yang dikumpulkan tim UPT LKKPN Pekanbaru, dia menjelaskan, mencakup titik penampakan awal, waktu kemunculan, ukuran dan ciri fisik lumba-lumba.

Jika mamalia tersebut kembali ditemukan, rencana teknis penyelamatan akan dilakukan, baik dengan mengarahkan kembali ke hilir maupun membantu memutar pergerakannya menuju muara terdekat di wilayah Kecamatan Pujud, Kabupaten Rokan Hilir.

Zulfikar menambahkan, berdasarkan informasi awal, pergerakan lumba-lumba ke arah hulu kemungkinan terhambat oleh kondisi pendangkalan di beberapa titik Sungai Batang Lubuh.

“Jika panjangnya sekitar dua meter, lumba-lumba tidak mungkin melewati air yang terlalu dangkal. Kita belum tahu apakah ia masih berada di hulu atau sudah kembali ke hilir. Jika beberapa hari ke depan kembali muncul, tim LKKPN akan menyisir sungai untuk memastikan kondisinya dan melakukan langkah penyelamatan,” tutupnya. (epp)

Editor : M. Erizal
#penampakan #Pulbaket #LUMBA-LUMBA #sungai batang lubuh