RENGAT (RIAUPOS
Karena saat ini sudah ada jembatan gantung untuk penyeberangan warga. Dimana, peresmian jembatan tersebut dilakukan oleh Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, Mayjen TNI Dr Agus Hadi Waluyo SAP MM didampingi Danrem 031/Wirabima, Brigjen TNI Dr Agustatius Sitepu.
Selain itu, pada peresmian tersebut juga ada Bupati Inhu, Ade Agus Hartanto SSos MSi bersama Forkopimda Inhu dan undangan lainnya. ‘’Alhamdulillah, jembatan di desa kami sudah tergolong kayak dan tidak waswas lagi saat nyeberang,’’ ujar Kepala Desa (Kades) Belimbing, Jeri Yando, Selasa (10/3).
Memang sebutnya, sebelumnya ada jembatan kayu yang dibangun melalui swadaya masyarakat. Jembatan yang tidak terlalu sempurna itu, setiap tahun pasti dilakukan perbaikan, akibat lapuk dimakan usia hingga tiang rusak akibat terbawa arus sungai.
Jembatan yang ada saat ini, sebutnya, dengan pola gantung. Sehingga kecil kemungkinan bangunan jembatan terbawa arus sungai. ‘’Jembatan di desa kami masuk program Jembatan Garuda dan peluncurannya secara nasional dilakukan dengan virtual oleh Presiden Prabowo Subianto,’’ ungkapnya.
Baca Juga: Hasil Liga Champions: Cetak Setengah Lusin Gol di Kandang Atalanta, Satu Kaki Bayern Sudah di Perempatfinal
Jembatan dengan lebar 1,20 meter dan panjang mencapai sekitar 40 meter sambungnya, akan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terutama anak sekolah. Karena dua desa tersebut saling keterkaitan untuk sekolah. Dimana, gedung SD berada di Desa Belimbing, sedangkan SMA berada di Desa Ringin.
Lebih jauh disampaikannya, jika tidak ada jembatan, warga dua desa untuk mencapai ke seberang perlu waktu minimal 30 menit. Menuju seberang dengan menelusuri jalan desa hingga memutar ke Jalan Lintas Timur.
‘’Jika musim hujan, jalan tersebut tentunya becek dan ketika musim kemarau berdebu. Sekarang hanya perlu waktu dua atau tiga menit untuk mencapai seberang,’’ terangnya.
Sementara itu, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, Mayjen TNI Dr Agus Hadi Waluyo SAP MM mengatakan, program Jembatan Garuda merupakan bentuk dukungan TNI Angkatan Darat dalam meningkatkan konektivitas wilayah terpencil.(kas)