DINAS Kesehatan (Diskes) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) langsung menindaklanjuti instruksi Bupati Rohul Anton saat inspeksi mendadak, ditemukannya pelayanan di UGD Puskesmas Rokan IV Koto II di Banjar Datar tutup pada Jumat (27/3) petang lalu.
Dengan menurunkan tim dari Diskes Rohul untuk memastikan dan pengecekan langsung ke lapangan, penyebab tutupnya pelayanan UGD Puskesmas tersebut.
’’Tindaklanjutnya, hari ini, Rabu (1/4), kita turunkan tim yang diketuai Sekretaris Diskes, Kabid Kesmas dan Bagian Kepegawai untuk melihat persoalan sebenarnya seperti apa di lapangan,’’ ujar Kadiskes Rohul dr Bambang Triono MM, Selasa (31/3), petang terkait video viral sidak Bupati Rohul di UGD Puskesmas Rokan IV Koto II.
Ia menegaskan, secara aturan layanan UGD di puskesmas, terutama yang memiliki fasilitas rawat inap, wajib beroperasi selama 24 jam. Hal ini untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan kesehatan darurat kapan saja dibutuhkan.
’’Tapi untuk UGD Puskesmas Rokan IV Koto II ini, tidak rawat inap melainkan rawat jalan. Kita mendapat informasi, alasan tutupnya UGD Jumat petang lalu, karena tidak adanya pasien. Selama ini, mereka layanan sistem on call, sebenarnya itu tidak boleh terjadi. UGD tetap buka memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,’’ tegas Bambang.
Baca Juga: Momen Silaturahmi Idulfitri 1447 H Paling Merakyat di Rumah Dinas Bupati Rohul
Terkait hasil sidak dan instruksi Bupati Rohul meminta mengganti Kepala Puskesmas Rokan IV Koto II, Bambang mengatakan pihaknya akan mengevaluasi dan menindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku.
‘’Yang jelas kita turunkan tim kelapangan, apa alasan ditutupnya UGD Puskesmas Rokan IV Koto II pada saat jam pelayanan,’’ sebutnya.(adv)
Editor : Arif Oktafian