PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) -- Bupati Rokan Hulu (Rohul) Anton ST MM meminta uji kekuatan struktur lantai 3 (tiga) Pasar Modern Pasirpengaraian dilakukan sebelum pembangunan playground modern senilai Rp10 miliar dimulai pada November mendatang.
Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan bangunan benar-benar layak dan aman digunakan, mengingat basement gedung tiga lantai pasar yang dikelola Perumda Rokan Hulu Jaya itu pernah dilanda kebakaran hebat pada akhir Desember 2011 silam.
Penegasan itu disampaikan Buati Anton saat memimpin ekspose rencana investasi pembangunan playground oleh PT Inovasi Wahana Anak (IWA) di ruang rapat Rumah Dinas Bupati Rohul, Senin (6/7/2026).
Baca Juga: Kejari Pekanbaru Eksekusi Terpidana Perintangan Penyidikan ke Rutan
Hadir dalam kegiatan tersebut Penjabat Sekretaris Daerah Drs H Yusmar MSi, Plt Kepala BPKAD Abdurrochim SE MSi, Plt Kepala Dinas Perkim Desmadiana SSos MM, Kabag Ekonomi dan SDM, Kabag Administrasi Wilayah, Dirut Perumda RHJ Imran Tambusai SE MM beserta Pengawas dan jajaran direksi.
Bupati Anton menyatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rohul menyambut baik rencana investasi senilai Rp10 miliar tersebut karena diyakini mampu menghidupkan kembali aktivitas Pasar Modern Pasirpengaraian.
Kehadiran wahana bermain modern yang rencana dibangun insvestor PT IWA diharapkan menjadi destinasi wisata keluarga baru yang dapat meningkatkan kunjungan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Baca Juga: Pengecoran Jalan Berlanjut, Lalu Lintas Perbatasan Riau–Sumbar Masih Diatur Buka Tutup
Meski memberikan dukungan penuh, Bupati Anton selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM) BUMD Rohul tersebut, menegaskan seluruh tahapan pembangunan harus mengutamakan aspek keselamatan. Ia meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait segera melakukan kajian teknis dan uji kelayakan terhadap struktur bangunan, khususnya lantai 3 yang akan menjadi lokasi playground modern.
Selain memastikan ketahanan bangunan, Bupati menginstruksikan agar seluruh proses perizinan diselesaikan sebelum pekerjaan dimulai sehingga proyek investasi tersebut berjalan sesuai aturan dan tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.
"Saya minta OPD terkait segera melengkapi segala keperluan, termasuk perizinan dan ketahanan bangunan. Jangan sampai ada aturan yang dilanggar. Saya harap dalam waktu sesingkat-singkatnya semua dokumen clear, sehingga target pemasangan pada November nanti bisa langsung dilaksanakan," tegas mantan Kadis PUPR Rohul itu.
Baca Juga: Korupsi Rp1,4 miliar, Mantan Kasat Pol PP Bengkalis Dituntut 5 Tahun Penjara
Dengan masuknya investasi tersebut, Bupati Anton berharap Pasar Modern Pasirpengaraian tidak hanya berfungsi sebagai pusat perdagangan, tetapi juga berkembang menjadi pusat rekreasi keluarga yang mampu meningkatkan daya tarik pengunjung serta menggerakkan perekonomian masyarakat di ibu kota Kabupaten Rohul.
Sementara itu, Owner PT IWA Jhoni Noharuddin menjelaskan pembangunan playground akan dilakukan dalam dua tahap dengan total nilai investasi mencapai Rp10 miliar. Tahap pertama diawali dengan investasi Rp6,6 miliar untuk pengelolaan area seluas 2.000 meter persegi, kemudian dilanjutkan dengan perluasan area hingga sekitar 4.000 meter persegi.
Menurutnya, pemasangan wahana ditargetkan mulai dikerjakan pada November 2026. Pihaknya berkomitmen menghadirkan wahana bermain yang selalu mengikuti perkembangan zaman dengan melakukan pembaruan jenis permainan paling lambat setiap tiga tahun.
Baca Juga: KPK Analisis Amplop Pemberian Bupati Suhardiman Amby ke Menhut Raja Juli
"Kami akan selalu melakukan upgrade ke bentuk permainan terbaru paling lama setiap tiga tahun sekali. Hal ini dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan zaman dan memastikan permainan tetap inovatif bagi pengunjung," ujarnya.
Ia menambahkan, playground tersebut dirancang dengan standar keamanan yang memadai dan diperkirakan mampu menampung hingga sekitar 2.000 pengunjung dalam waktu bersamaan.
Editor : Rinaldi