ROKAN HULU (RIAUPOS.CO) - PEMKAB Rohul terus menghidupkan 145 Masjid Paripurna yang tersebar di seluruh desa dan kelurahan melalui pelaksanaan Gerakan Salat Subuh Berjemaah (GSSB) secara bergilir dua kali setiap bulan.
Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan syiar Islam, tetapi juga memperkuat fungsi masjid sebagai pusat pembinaan umat, silaturahmi serta wadah penyampaian aspirasi masyarakat.
Komitmen tersebut ditegaskan Wakil Bupati (Wabup) Rohul H Syafaruddin Poti SH MM di hadapan ratusan tuan guru, mursyid dan jemaah Tariqat Naqsabandiyah saat hadiri Haul ke-66 Syekh Muhammad Noer Rokan di Madrasah Suluk Serambi Muara Musu, Kecamatan Rambah Hilir, Kamis (9/7).
Baca Juga: PUPR Riau Gesa Perbaikan Ruas Jalan di Rokan Hulu
Ia menegaskan kegiatan GSSB bukan sekadar kegiatan ibadah, melainkan bagian dari upaya membangun masyarakat yang religius, mempererat ukhuwah islamiyah, sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dengan masyarakat.
Wabup menjelaskan, program 145 Masjid Paripurna merupakan salah satu program unggulan yang sejalan dengan visi dan misi Bupati Rohul Anton dan Wakil Bupati. Program tersebut menetapkan satu masjid paripurna di setiap desa dan kelurahan berdasarkan usulan kepala desa dan lurah.
Baca Juga: Pelaku Curanmor dan Dua Penadah Dibekuk, Polisi Ungkap Rantai Penjualan Motor Curian di Rohul
‘’Masjid paripurna diharapkan menjadi pusat berbagai aktivitas keagamaan dan sosial kemasyarakatan, mulai dari GSSB, pengajian rutin, tabligh akbar, majelis taklim hingga kegiatan pembinaan umat lainnya. Melalui GSSB dua kali sebulan secara bergilir, kita ingin membangun Rokan Hulu yang religius, harmonis dan peduli terhadap sesama,’’ ungkap Wabup.
Wabup mengakui, kegiatan GSSB yang telah dilaksanakan disambut antusias oleh masyarakat dan jemaah masjid.
Baca Juga: UPTJJ Wilayah VI PUPR Riau Gerak Cepat Menjaga Fungsional Ruas Jalan di Rohul
‘’Melalui program ini kami ingin masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah. Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan umat, penguatan nilai-nilai keagamaan serta pemberdayaan sosial masyarakat,’’ tegas Syafaruddin Poti.(adv)
Editor : Arif Oktafian