Himarohu Riau Desak Pemprov Segera Bertindak, Jangan Tunggu Korban Berikutnya di Jalan Sontang-Duri

Engki Prima Putra • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 20:40 WIB
Ketua Umum Himarohu Riau Mexi Andrean HM. (Istimewa)
Ketua Umum Himarohu Riau Mexi Andrean HM. (Istimewa)

 

PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) - Tragedi meninggalnya Naufal Arrafi (9), Jumat (30/7/2026), seorang siswa SDN 011 Rambah Hilir yang sempat pingsan saat mobil yang ditumpanginya bersama Iqbal Hafidz selaku paman korban yang terjebak di ruas jalan Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, Rokan Hulu menuju Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis yang rusak parah, memicu gelombang kritik terhadap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. 

Himpunan Mahasiswa Rokan Hulu Riau (Himarohu Riau) mendesak Pemprov Riau segera bertindak dan menghentikan pembiaran terhadap kerusakan jalan provinsi yang bertahun-tahun tersebut dan segera mengambil langkah nyata sebelum kembali memakan korban.

Ketua Himarohu Riau Mexi Andrean HM menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya bocah berusia 9 tahun tersebut. Menurutnya, peristiwa itu menjadi alarm keras bahwa persoalan kerusakan ruas jalan provinsi Sontang-Duri tidak lagi sekadar menyangkut infrastruktur, tetapi telah menyentuh aspek keselamatan jiwa masyarakat.

Baca Juga: Meski Tidak Ada Bencana dan Karhutla, ​BPBD Kampar Tetap Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem

"Kami ari Himarohu Riau menilai sudah saatnya pemerintah mengambil langkah nyata. Jalan Sontang-Duri bukan persoalan baru, melainkan masalah yang sudah bertahun-tahun dikeluhkan masyarakat. Tragedi ini harus menjadi titik balik agar pemerintah lebih serius melakukan pembenahan," ujar Mexi kepada Riaupos.co, Jumat (31/7/2026), paska meninggalnya seorang bocah yang pingsan hingga meninggal dunia terjebak di jalan provinsi Sontang-Duri yang rusak dan tergenang air.
 
Ia menegaskan, kerusakan ruas jalan Sontang-Duri telah berlangsung lama dan membutuhkan penanganan menyeluruh. Menurutnya, lambannya penanganan infrastruktur berpotensi terus membahayakan pengguna jalan apabila tidak segera menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Riau.

Tak hanya itu, lanjutnya, kerusakan jalan tersebut telah menghambat aktiftas ekonomi masyarakat dan kelancaran arus lalulintas yang menghubungkan tiga kabupaten di Riau itu.

Baca Juga: Perambah Hutan Produksi Areal Konsesi PT SPM Bengkalis Seluas 20 Ha Ditangkap Polisi

Mexi mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diterima Himarohu Riau, Kepala Desa Sontang Zulfahrianto SE, selama ini telah berulang kali menyampaikan aspirasi dan memperjuangkan perbaikan Jalan Sontang-Duri kepada pemerintah yang berwenang. Namun hingga kini, masyarakat masih menunggu realisasi perbaikan secara menyeluruh.

"Kami mengapresiasi upaya yang telah dilakukan Kades Sontangyang konsisten memperjuangkan jalan ini dari tahun ke tahun. Aspirasi sudah berkali-kali disampaikan, tetapi masyarakat masih menanti langkah konkret pemerintah," katanya.

Himarohu Riau menyatakan siap mengawal perjuangan masyarakat agar perbaikan jalan provinsi Sontang-Duri menjadi prioritas pembangunan oleh Pemerintah Provinsi RIau. Organisasi mahasiswa tersebut menilai keselamatan masyarakat tidak boleh terus dipertaruhkan akibat lambannya penanganan infrastruktur.

Baca Juga: ​Sembunyikan Sabu 100 Gram di Jaket dan Celana, Kurir Narkoba Ditangkap di Petapahan

Selain mendesak Pemprov Riau, Himarohu Riau meminta Anggota DPRD Provinsi Riau dari Daerah Pemilihan Rokan Hulu lebih aktif memperjuangkan perbaikan jalan Sontang-Duri melalui fungsi penganggaran dan pengawasan.

"Kami mendesak wakil rakyat dari Dapil Rokan Hulu benar-benar memperjuangkan aspirasi masyarakat. Jalan ini sudah lama menjadi keluhan. Jangan sampai masyarakat kembali bertanya, apakah harus menunggu korban berikutnya agar persoalan ini mendapat perhatian serius dan diwujudkan dalam kebijakan nyata," tegas Mexi.

Di akhir pernyataannya, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, Pemerintah Provinsi Riau hingga DPRD Provinsi Riau, menjadikan tragedi meninggalnya siswa SDN 011 Rambah Hilir tersebut sebagai momentum untuk mempercepat pembenahan Jalan Sontang-Duri demi menjamin keselamatan masyarakat.

Baca Juga: Tembus Rp1,29 Miliar, Ini Harga 4 Ford Built Ford Tough yang Meluncur di GIIAS 2026

Meski demikian, katanya, Himarohu Riau tetap menghormati proses penyelidikan yang sedang dilakukan aparat berwenang terkait penyebab pasti meninggalnya korban Naufal Arrafi. 

Organisasi mahasiswa tersebut berharap hasil investigasi dapat menjadi bahan evaluasi bagi seluruh pihak untuk memperkuat aspek keselamatan pengguna jalan dan mencegah peristiwa serupa terulang kembali. (epp)

Editor : M. Erizal
Himarohu Riau jalan rusak jalan provinsi rusak