ISPA Menyerang Ratusan Warga Rohul, Diskes Bagikan Masker Gratis di 16 Kecamatan

Engki Prima Putra • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 00:18 WIB
Pegawai Puskesmas Pagaran Tapah Darussalam membagikan masker gratis kepada warga dan pengendara bermotor, Rabu (26/8/2026). (Dinas Kesehatan Rohul untuk Riaupos.co)
Pegawai Puskesmas Pagaran Tapah Darussalam membagikan masker gratis kepada warga dan pengendara bermotor, Rabu (26/8/2026). (Dinas Kesehatan Rohul untuk Riaupos.co)

 

PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) - Kabut asap mulai berdampak terhadap kesehatan masyarakat di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Hingga Rabu (26/8/2026) pukul 15.00 WIB, data Dinas Kesehatan (Diskes) Rohul mencatat 111 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (Ispa) yang ditangani di sejumlah fasilitas kesehatan.

Sebagai langkah antisipasi, Pemkab Rohul telah menyiapkan 38.800 lembar stok masker dan mulai dibagikan gratis kepada masyarakat melalui 21 puskesmas yang tersebar di 16 kecamatan pada Rabu (26/8/2026) pagi hingga siang.

Kepala Diskes Rohul dr Bambang Triono MM mengatakan, 111 kasus Ispa yang terdata tersebut merupakan laporan dari 21 puskesmas, RSUD, rumah sakit swasta dan klinik yang dihimpun hingga pukul 15.00 WIB. Kasus Ispa menyerang pada berbagai kelompok usia, mulai balita, anak-anak, remaja, dewasa hingga lansia di Kabupaten Rohul.

Baca Juga: Kabut Asap, Unri Kuliah Daring Hingga Jumat

“Dari jumlah masyarakat yang terserang ISPA memang ada peningkatan dari kasus rutin setiap hari. Peningkatan kasus tersebut dipicu dampak kabut asap yang menyelimuti wilayah Kabupaten Rohul dua hari terakhir,” ujar dr Bambang Triono menjawab Riau Pos, Rabu (26/8/2026) terkait dampak kabut asap terhadap kesehatan warga Rohul.

Dari 111 kasus, diantaranya 57 penderita laki-laki dan 54 perempuan. Kasus terbanyak tercatat di Puskesmas Rokan IV Koto I sebanyak 15 kasus, disusul Tandun I sebanyak 12 kasus serta Ujung Batu dan Rambah masing-masing 10 kasus.

Kasus lainnya tersebar di sejumlah puskesmas, antara lain Bonai Darussalam delapan kasus, Kepenuhan dan Tambusai Utara I masing-masing tujuh kasus, Kunto Darussalam II enam kasus, serta beberapa puskesmas lainnya.

Baca Juga: Kemenkum Riau Gandeng LAN RI, Perkuat Penyusunan Policy Brief Berbasis Bukti

Bambang mengatakan, pembagian masker dilakukan serentak melalui 21 puskesmas se Kabupaten Rohul. Masing-masing puskesmas telah memiliki stok 1.500 hingga 2.000 lembar masker untuk dibagikan kepada masyarakat.

“Stok masker yang kita siapkan sebanyak 38.800 lembar dan sebagian sudah didistribusikan ke 21 puskesmas. Hingga petang ini, masker masih tersisa sekitar 19 ribu lembar,” katanya.

Untuk mengantisipasi menipisnya stok masker, kata Bambang, Pemkab Rohul berencana mengusulkan bantuan tambahan masker kepada Pemerintah Provinsi Riau. Ia mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama apabila kondisi kualitas udara kembali menurun. 

Baca Juga: Terkait Peluang PPPK Jadi ASN, BKPSDM Rohil Tunggu Regulasi Terbaru

Dengan mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker saat harus keluar rumah. “Kalau kualitas udara kembali berasap atau berbau, sebaiknya warga kurangi aktivitas di luar ruangan, terutama anak-anak, lansia dan kelompok rentan,” imbaunya.

Masyarakat yang mengalami batuk, sesak napas, iritasi mata atau keluhan kesehatan lainnya diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan pemerintah daerah. “Perbanyak minum air putih, kurangi aktivitas di luar ruangan dan segera memeriksakan diri apabila mengalami gejala gangguan pernapasan,” pesan Bambang.

Pantauan Riaupos.co dilapangan,  hujan lebat yang mengguyur sejumlah wilayah kecamatan di Kabupaten  Rohul pada Selasa (25/8/2026) malam hingga Rabu dini hari sempat membantu mengurangi kabut asap. 

Baca Juga: Tangani Dampak Kabut Asap, 21 Puskesmas Pekanbaru Disiagakan Jadi Posko Utama

Namun, pada Rabu petang menunjukkan kabut asap kembali terlihat tebal di sejumlah kecamatan di Kabupaten Rohul. Di tengah kondisi tersebut, curah hujan lebat masih mengguyur Ujung Batu, Rokan IV Koto, Kabun, Tandun, Rambah Samo dan Kecamatan Bonai Darussalam sejak petang hingga malam. (epp)

Editor : M. Erizal
rohul ispa kabut Asap kesehatan masyarakat