PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) - ANGKA kemiskinan Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) yang berada di peringkat kedua tertinggi di Provinsi Riau menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rohul.
Sejumlah strategi disiapkan untuk mempercepat pengentasan kemiskinan, termasuk memaksimalkan pemanfaatan anggaran agar program pemerintah benar-benar berdampak dan tepat sasaran.
Berdasarkan data BPS 2025, jumlah penduduk miskin di Rohul mencapai 70.650 jiwa atau 8,71 persen. Angka tersebut menempatkan Rohul di posisi kedua tertinggi dari 12 kabupaten/kota di Riau. Sedangkan angka kemiskinan ekstrem tercatat 0,81 persen dan berada di peringkat kelima.
Baca Juga: Pj Sekda Lantik 162 Pejabat Fungsional dan Struktural Rohul, Ini Pesan Tegas Bupati Anton
Bupati Rohul, Anton ST MM mengatakan, kondisi tersebut membutuhkan penanganan yang cepat, terpadu dan tepat sasaran. Karena itu, seluruh perangkat daerah hingga pemerintahan desa diminta mengambil peran aktif dalam menurunkan angka kemiskinan.
‘’Saya minta semua perangkat daerah harus fokus mengintervensi rumah tangga miskin dalam pelaksanaan optimalisasi pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem secara tepat sasaran. Perangkat daerah dapat memaksimalkan pemanfaatan anggaran dengan strategi yang disiapkan Pemkab Rohul,’’ tegas Bupati saat membuka Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kabupaten Rohul di Aula Kantor Bapperida Rohul, Senin (31/8).
Baca Juga: Air Bersih Tak Mengalir di Sejumlah Kecamatan Rambah, Ternyata Kabel Pompa Dicuri OTK
Turut hadir Wakil Bupati Rohul H Syafaruddin Poti SH MM, anggota DPRD Rohul Sapran, para asisten, kepala OPD dan camat, Kepala BPS Rohul, perwakilan Baznas serta narasumber dari Bappeda Provinsi Riau.(hen)
Laporan ENGKI PRIMA PUTRA, Pasirpengaraian
Editor : Arif Oktafian