PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) - Setelah beberapa hari menjalani pembelajaran jarak jauh (PJJ) akibat kabut asap, seluruh siswa PAUD/TK, SD dan SMP negeri maupun swasta di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dijadwalkan kembali mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah mulai Sabtu (19/9/2026).
Keputusan tersebut menyusul kondisi kabut asap yang mulai berkurang hingga Jumat (18/9) petang. Berkurangnya kabut asap terjadi setelah sejumlah kecamatan di Rohul diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang sejak Kamis (17/9/2026) hingga Jumat (18/9/2026). Kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Rohul juga masih mendung.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Rohul Alreza Ahyu SE MSi Ak mengatakan, seiring mulai membaiknya kondisi kabut asap, Pemkab Rohul akan mengakhiri penerapan PJJ dan mengembalikan proses pembelajaran ke sekolah.
Baca Juga: Tim Gabungan Hadapi Kendala Penerangan dan Sumber Air Saat Padamkan Karhutla di Sungai Hijau 4
"Insya Allah mulai besok, Sabtu (19/9/2026), siswa PAUD/TK, SD dan SMP negeri maupun swasta se Rohul kembali melaksanakan pembelajaran tatap muka di sekolah," kata Alreza Ahyu menjawab Riaupos.co, Jumat (18/9/2026) terkait telah berkurangnya kabut asap menyelimuti wilayah Kabupaten Rohul paska hujan turun.
Namun, Alreza menjelaskan, pemberitahuan resmi terkait berakhirnya PJJ dan kembali diterapkannya PTM masih menunggu terbitnya Surat Edaran (SE) Bupati Rohul. Sebab, saat ini, surat tersebut masih dalam proses tanda tangan elektronik (TTE) Bupati Rohul.
"Untuk pemberitahuan secara resmi terkait siswa Rohul kembali melaksanakan PTM Sabtu (19/9/2026), kami masih menunggu terbitnya SE Bupati Rohul. Saat ini tinggal TTE oleh Bupati Rohul," jelasnya.
Baca Juga: 651 Kasus ISPA Tercatat di Inhil Selama Kabut Asap, Tertinggi di Tembilahan Kota
Sebelumnya, Pemkab Rohul memperpanjang pelaksanaan PJJ atau pembelajaran dari rumah bagi siswa PAUD/TK, SD dan SMP negeri maupun swasta se-Rohul melalui SE Bupati Rohul Nomor 29 Tahun 2026 tertanggal 16 September 2026 tentang kewaspadaan dan langkah antisipasi dampak kabut asap bagi satuan pendidikan.
Dalam SE tersebut, PJJ diberlakukan selama tiga hari, mulai Kamis (17/9/2026) hingga Sabtu (19/9/2p026). Kebijakan tersebut merupakan langkah antisipasi terhadap dampak kabut asap yang sebelumnya menyelimuti wilayah Rohul.
Alreza mengatakan, pelaksanaan pembelajaran selanjutnya tetap memperhatikan kondisi kualitas udara. Apabila kualitas udara kembali memburuk, kebijakan pembelajaran akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan.
Baca Juga: Diduga Jadi Tempat Esek-Esek, Satpol PP Bengkalis Sisir Empat Salon
"Pelaksanaan pembelajaran tetap melihat kondisi kualitas udara. Jika kondisi kualitas udara bagus, maka pembelajaran tatap muka dilaksanakan. Namun, kalau kembali terjadi penurunan kualitas udara, tentu akan kita sesuaikan dengan kondisi," ujarnya.
Alreza berharap kondisi cuaca dan kualitas udara di Rohul terus membaik sehingga aktivitas belajar mengajar dapat kembali berjalan normal di sekolah.
''Dengan berakhirnya PJJ, siswa Rohul mulai besok (Sabtu, red), diharapkan siswa kembali mengikuti proses pembelajaran secara langsung di sekolah. Satuan pendidikan mulai Paud/TK, SD, SMP Negeri dan Swasta e Rohul tetap memperhatikan kondisi lingkungan dan kesehatan peserta didik selama proses PTM berlangsung dan siswa tetap menggunakan masker,'' tutup mantan Sekretaris Inspektorat Rohul itu. (epp)
Editor : M. Erizal