Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

DPRD Siak Dengar Pendapat dengan PT BSP

Monang Lubis • Sabtu, 13 Januari 2024 | 12:51 WIB

Ketua DPRD Siak Indra Gunawan memberikan penjelasan terkait persoalan banjir yang terjadi di Kecamatan Sungai Apit saat dengar pendapat  dengan PT BSP  di  Gedung DPRD Siak, Jumat (12/1/2024).
Ketua DPRD Siak Indra Gunawan memberikan penjelasan terkait persoalan banjir yang terjadi di Kecamatan Sungai Apit saat dengar pendapat dengan PT BSP di Gedung DPRD Siak, Jumat (12/1/2024).

SIAK (RIAUPOS.CO) - Keluhan demi keluhan diterima Ketua DPRD Siak dari masyarakat. Salah satunya terkait banjir. Ada parit di wilayah kerja PT Bumi Siak Pusako (BSP) tergenang, belum dibersihkan, tepatnya di wilayah Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit.

Makanya Ketua DPRD Siak Indra Gunawan memanggil pimpinan PT BSP untuk melakukan dengar pendapat di DPRD. Hadir dalam hearing atau dengar pendapat itu, GM PT BSP Reyhan dan Humas PT BSP Riki Hariansyah, Asisten I Setkab Fauzi Asni, Kepala BPBD Kaharuddin, Staf Ahli Bupati Amin Soimin, Camat Sungai Apit Tengku Mukhtasar, dan Penghulu Mengkapan bersama warga. Sementara bersama Ketua Indra Gunawan, Syamsurizal Budi, dan Syamsurijal. 

Ketua DPRD Indra Gunawan berterima kasih atas kehadiran pihak PT BSP. Sebagai Ketua DPRD, dikatakan Indra Gunawan, dia lahir dari rakyat, demikian juga dengan PT BSP, rakyat melahirkan PT BSP.

Baca Juga: Sekwan Tetapkan Jadwal Penyerapan Aspirasi Ketua dan Anggota DPRD Siak

Jika tidak ada masyarakat, tidak ada desa, jika tidak ada desa maka tidak ada kecamatan, semua terkait dan terhubung. Sama seperti persoalan yang dihadapi masyarakat Kampung Mengkapan dan beberapa wilayah lainnya di Sungai Apit, sejak beberapa pekan lalu terdampak banjir.

“Kami tidak mau banjir menjadi hadiah tahunan bagi masyarakat,” tegas  Indra Gunawan.

Mesti ada jawaban dan solusi konkrit tanpa ada penundaan. Sebab, apapun bisa dilakukan PT BSP, terutama untuk kepentingan masyarakat.

Menjawab itu, GM PT BSP Reyhan menjanjikan besok alat berat sudah masuk. Banyak hal yang menjadi penyebab terjadinya keterlambatan pendistribusian alat berat. “Kami janjikan dalam beberapa hari ke depan tuntas,” katanya.

Baca Juga: PT BSP Diharapkan Semakin Maju dan Berdaya Saing

Segala keluhan yang disampaikan pihak PT BSP atas keterlambatan penanganan banjir, karena terhambatnya aliran kanal dan parit yang pembuangannya ke sungai, membuat suara Ketua Indra Gunawan meninggi

“Kami tidak peduli atas setiap persoalan PT BSP, sebab semua itu bisa diselesaikan sendiri oleh perusahaan berskala internasional itu. Tapi bagaimana dengan masyarakat kami, rumahnya tergenang, tak bisa ke kebun, beras habis, anak harus sekolah,” ucapnya.

Dampaknya setelah banjir ini luar biasa, saat persoalan saat banjir ini juga mesti segera diselesaikan dengan gerak cepat sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.

Indra juga akan turun menemui Camat Sungai Apit Tengku Mukhtasar untuk melihat peta dan titik di mana saja genangan dan banjir. Camat dan para penghulu memang mesti melakukan inventarisir, untuk mendapatkan solusi.

Baca Juga: Milad Ke-22, PT BSP Diharapkan Semakin Maju dan Berdaya Saing

Kepala BPBD Kaharuddin ketika ditanya terkait banjir di Siak mengatakan, ada sembilan kecamatan yang dialiri Sungai Siak, dan semuanya rawan banjir.

Oktober 2022, perusahan sudah diajak untuk membersihkan kanal dan parit di sekitar perusahaan, agar ketika masuk musim hujan tak ada lagj genangan.  “Banyak perusahaan yang tidak mengindahkan, sehingga ketika musim hujan seperti ini menjadi sibuk, dan menurunkan alat berat saat seperti ini bisa berakibat vatal,” terang Kahar.

Artinya pihaknya sedang menyiapkan solusi agar di Siak tidak ada lagi warga terdampak banjir. Kahar mengharapkan dukungan DPRD dan perusahaan.(gem)

Laporan MONANG LUBIS, Siak

Editor : RP Arif Oktafian
#PT BSP #parit #dprd siak #indra gunawan