SIAK (RIAUPOS.CO) - Sejak sepekan ini, ruas Jalan Sungai Bunut Besamo sekitar Jembatan Sungai Kencong, Pinang Sebatang Barat, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, mengalami longsor. Jalan itu menghubungkan dua kecamatan, Tualang dan Sungai Mandau. Hingga, Jumat (21/3/2025) petang, belum bisa dilalui kendaraan bermuatan.
Dikatakan Plt Kadis PU Tarukim Siak Junaidi SE MM, pihaknya sudah turun ke lokasi untuk melakukan survei bersama Satlantas.Tak hanya sampai di situ, pihaknya juga melakukan pertemuan dengan Camat Tualang Mursal SSos, Penghulu Kampung Pinang Sebatang Barat Rudi Hardianto, perwakilan Dinas PU Alex Chandra, perwakilan Dishub Zulkifli, perwakilan Satlantas Surya Dharma, sementara perwakilan dari perusahaan, PT SIR Sigit, PT Arara Abadi Asep, Bapekam Iswan.
Hasil pertemuan yang dilakukan di Kampung Pinang Sebatang Barat, disepakati PT Arara Abadi siap membantu gorong gorong, dengan diameter 1,8 meter, panjang 10 meter. PT SIR berkomitmen membantu anggaran untuk perbaikan. PT RAPP menyiapkan anggaran untuk perbaikan
“Setelah disurvei, kami hitung dulu berapa anggaran atau biaya memperbaiki longsor tersebut,” terang Junaidi.
Sementara untuk saat ini, diharapkan Junaidi, masyarakat dapat bersabar. Untuk kendaraan yang maksimal bermuatan 6 ton dengan kecepatan maksimal 40 kilometer per jam dapat melintasi jalan alternatif, yaitu Jalan Mandiangin.
Jalan yang runtuh itu memang hampir setengah badan jalan, sehingga hanya sepeda motor saja yang dapat melintasi jalan tersebut.(mng)
Editor : Edwar Yaman