Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Harga Pangan Fluktuatif, Daya Beli Masyarakat Menurun

Henny Elyati • Jumat, 11 April 2025 - 11:10 WIB
Pasar kaget Kamis di Pelabuhan Penyeberangan Belantik Siak ramai oleh warga, namun daya beli menurun, Kamis (10/4/2025).
Pasar kaget Kamis di Pelabuhan Penyeberangan Belantik Siak ramai oleh warga, namun daya beli menurun, Kamis (10/4/2025).

SIAK SRIINDRAPURA (RIAUPOS.CO) - DAYA beli masyarakat di Pasar Raya Belantik Siak dan sejumlah Pasar Kaget terus menurun, di tengah tunda bayar dan belum masuknya gaji ASN dan para honorer.

Situasi ini sangat berpengaruh dengan pendapatan para pedagang, mengingat semua saling terkait. Pasar tetap ramai, namun yang dibeli tak sebanyak biasanya. 

Hari ketiga setelah libur Idulfitri, aktivitas jual beli tak seperti biasanya, hal itu membuat semangat para pedagang menurun, seiring menurunnya pendapatan.

Romi, seorang pedagang sayur, cabai dan bawang mengaku pendapatannya terus menurun. Dagangan ini mudah layu dan membusuk, jadi jika transaksi menurun, kerugian akan berlipat-lipat.

‘’Harga masih standar, baik itu bawang maupun cabai, jika pun ada kenaikan, tak terlalu tinggi, namun daya beli masyarakat yang terus menurun,’’ katanya.

Sementara ASN bernama Chandra, memilih membeli lauk dari pada harus berbelanja ke pasar.

‘’Istri saya ASN juga, tapi kami mesti berhemat, karena situasi memang sedang tidak baik,’’ katanya.

Dia juga mengatakan, meski sudah tanggal 10 April, namun gaji belum ada tanda-tanda masuk. Sementara THR juga belum semuanya dibayarkan, masih sebagian.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Siak Tengku Musa membenarkan daya beli masyarakat yang terus menurun, menyebabkan pendapatan pedagang juga menurun.

‘’Sulit bagi saya menjelaskan situasi ini, namun semoga semua dapat melaluinya dengan sabar dan penuh semangat,’’ katanya.

Tengku Musa pun memberikan data harga pangan, Rabu (9/4) kemarin, daging sapi Rp135 ribu per Kg, daging ayam broiler Rp35 ribu per Kg, ayam kampung Rp60 ribu per Kg. 

‘’Cabai merah keriting naik Rp5.500 per Kg. Sebelumnya Rp56.500 per kilogram, menjadi Rp62 ribu per kilogram,’’ jelasnya.

Sementara cabai rawit hijau mengalami penurunan Rp58 ribu per Kg menjadi Rp56.500 per kilogram. 

‘’Untuk bawang merah naik dari Rp43.500 per Kg menjadi Rp46.500 per Kg. Hal ini karena pasokan berkurang,’’ jelas Kadis.(hen)

Editor : Arif Oktafian
#daya beli masyarakat #tunda bayar #jual beli #harga pangan #libur idul fitri