SIAK SRI INDRAPURA (RIAUPOS.CO) - Bupati Siak Afni Z dan Wakil Bupati (Wabup) Syamsurizal mengikuti apel Hari Santri Nasional tingkat Kabupaten Siak di Lapangan Tugu depan Istana Asserayah Alhasyimiyah, Senin (27/10).
Hari Santri Nasional (HSN) diperingati setiap 22 Oktober. Pemkab Siak sendiri baru menggelar apel peringatan HSN, Senin (27/10). Di apel kemarin, Bupati Afni menyampaikan pidato Menteri Agama Republik Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Afni menyampaikan rasa duka cita mendalam atas wafatnya 67 santri dalam musibah yang menimpa Pondok Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur.
”Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kita semua berduka, bangsa ini berduka. Semoga seluruh korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan serta kekuatan iman,” ungkapnya.
Menurut Bupati, tema HSN tahun ini ”Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia” sangat tepat. Tema ini dinilai mencerminkan tekad dan peran santri sebagai penjaga kemerdekaan sekaligus penggerak kemajuan. ”Santri tidak boleh hanya menjadi penonton dalam perubahan zaman. Santri harus hadir sebagai pelaku sejarah baru, menjadi pembawa nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin dalam membangun peradaban dunia yang damai, adil, dan berkeadaban. Jadilah santri yang berilmu, berakhlak dan berdaya. Rawatlah tradisi pesantren, tetapi juga peluklah inovasi zaman. Bawalah semangat pesantren ke ruang publik, ke dunia kerja,” kata Bupati.(mng)
Editor : Arif Oktafian