SIAK (RIAUPOS.CO) - Terdeteksi 25 titik panas di Kabupaten Siak, saat ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Siak sedang melakukan pendataan. Hal ini dilakukan sebagai langkah pencegahan agar tidak berubah menjadi titik api. Adapun wilayah yang terdeteksi 25 titik panas adalah Kecamatan Kandis.
Disebutkan Kelaksa BPBD Siak Novendra Kasmara SSTP MSi, di tengah cuaca panas seperti ini, berpotensi titik panas berubah menjadi titik panas. Makanya saat ini, Tim BPBD bersama para pihak terkait, seperti Masyarakat Peduli Api (MPA), Manggala Agni, serta TNI dan Polri melakukan patroli.
“Kami melakukan deteksi dini, melalui patroli, serta mengajak masyarakat ikut melakukan pengawasan dan tidak membakar saat membersihkan kebun,” kata Novendra Kasmara.
Saat ini, ada titik api di Kecamatan Sungai Mandau di Muara Bungkal dan dalam proses pendinginan, setelah diupayakan pemadaman.
Karena berada di lahan gambut, upaya lokasir dengan membuat sekat kanal, sangat ampuh membuat api tidak meluas.
“Ada sekitar 2 hektare lahan gambut yang terbakar,” kata Novendra.
Upaya terus dilakukan bersama MPA dan Manggala Agni, dan situasi saat ini sudah terkendali.(mng)
Editor : Edwar Yaman