Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Puluhan Rumah, Sekolah dan Kampus di Siak Tergenang

Monang Lubis • Rabu, 17 Desember 2025 | 23:45 WIB
Kampus STAI Sultan Syarif Hasyim di Kampung Benteng Hulu, Kecamatan Mempura, Siak, tergenang, Rabu (17/12/2025).
Kampus STAI Sultan Syarif Hasyim di Kampung Benteng Hulu, Kecamatan Mempura, Siak, tergenang, Rabu (17/12/2025).

SIAK (RIAUPOS.CO) - Kecamatan yang terdampak genangan air karena tingginya intensitas hujan di Kabupaten Siak, terus bertambah.

Saat ini, banjir dan genangan air ada di Kecamatan Sungai Mandau, Mempura, Siak, Pusako dan Kecamatan Sungai Apit.

Demikian dikatakan Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Siak Novendra Kasmara SSTP MSi yang akrab disapa Pepen.

Untuk Kecamatan Sungai Mandau, ada tiga desa yang terdampak, Desa Teluk Lancang, tinggi air 40 sentimeter, rumah warga sudah tidak tergenang.

“Kami tinggal membersihkan kanal dan parit penyebab air tidak mengalir,” kata Kalaksa Pepen, Rabu (17/12/2025) malam.

Kampung Sungai Selodang, tinggi air setengah meter, 18 KK terdampak, dan segera diberikan bantuan sembako, jika air tidak juga surut.

“Dari 18 KK yang terdampak, belum ada yang mengungsi,” jelas Pepen.

Sementara untuk Kampung Muara Kelantan, ketinggian air setengah meter, terdampak 23 KK atau 96 jiwa.

“Semua yang terdampak mengungsi ke posko,” ucap Kalaksa Novendra.

Di Kecamatan Mempura, meluapnya air Sungai Jernih, atas tingginya curah hujan menyebabkan 15 rumah di Kampung Benteng Hulu, Dusun Sehati, terdampak, serta Kampus STAI Sultan Syarif Hasyim tergenang.

“Tidak ada warga yang mengungsi. Kami mengimbau masyarakat waspada terhadap naiknya air,” ucap Kalaksa Novendra.

Kecamatan Siak, air juga meluap di Kampung atau Desa Rawang Air Putih, dengan ketinggian setengah meter dan menggenangi lima unit rumah warga.

“Kami meminta pihak terkait membantu pembersihan kanal dan parit,” jelas Kalaksa Novendra.

Untuk di Kecamatan Pusako, Kampung Sungai Limau, tinggi air 50 sentimeter menyebabkan 14 KK atau 54 jiwa terdampak.

Mereka tidak mengungsi, akan diupayakan pembersihan kanal dan parit, termasuk di Jalan Nasional Km 29 Lintas Siak-Buton.

“Alat berat masih terus bekerja, membersihkan kanal, agar air dapat segera mengalir dengan lancar,” sebut Kalaksa Novendra.

Banjir dengan ketinggian setengah meter di Kecamatan Sungai Apit berada di Kampung Mengkapan, menggenangi 15 rumah, dan SDN 22 di Jalan Duku Kampung Mengkapan.

“Alat berat dikerahkan memberishkan parit dan kanal agar air di sekolah dan rumah warga surut,” kata Novendra. (mng)

Editor : M. Erizal
#banjir #tergenang air #siak #kecamatan