SIAK (RIAUPOS.CO) - Pemerintah Kabupaten Siak kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini melalui kegiatan Simulasi Layanan Pengasuhan dan Stimulasi Dini 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) yang digelar dalam agenda Rumah Rakyat di Kompleks Rumah Dinas Bupati dan Wakil Bupati Siak. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ibu sekaligus upaya konkret mendorong edukasi publik mengenai pengasuhan anak usia 0–3 tahun sebagai fondasi Generasi Emas 2045.
Dalam kegiatan tersebut, Tanoto Foundation hadir sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten Siak atas undangan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Siak yang mana merupakan tindak lanjut dari Seminar “Berinvestasi pada Anak Usia Dini” yang telah dilaksanakan pada November 2025, sekaligus respons atas tantangan pembangunan SDM di Kabupaten Siak, khususnya pada kelompok usia dini.
Sementara itu, Dendi Satria Buana, Regional Lead Tanoto Foundation, menyampaikan bahwa periode 1.000 HPK merupakan fase krusial dalam tumbuh kembang anak.
“Seribu hari pertama kehidupan adalah golden age yang menentukan kualitas tumbuh kembang anak ke depan. Pengasuhan dan stimulasi yang tepat pada fase ini sangat krusial. Melalui simulasi di Rumah Rakyat ini, Tanoto Foundation berkolaborasi dengan Bunda PAUD dan TP-PKK untuk memberikan edukasi yang menjangkau langsung orang tua, pengasuh, dan kader di Kabupaten Siak,” jelasnya.
Kegiatan Rumah Rakyat sendiri merupakan konsep open house Pemerintah Kabupaten Siak yang dirancang sebagai ruang interaksi terbuka antara pemerintah dan masyarakat. Melalui pendekatan yang edukatif dan partisipatif, masyarakat diperkenalkan secara langsung pada berbagai program unggulan daerah, sekaligus didorong untuk terlibat aktif dalam pembangunan
Editor : Arif Oktafian