Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Polres Siak Periksa Kepala Sekolah atas Tewasnya Pelajar SMP Sains Tahfizh Islamic Center

Monang Lubis • Kamis, 9 April 2026 | 17:03 WIB
Kasat Reskrim Polres Siak AKP Dr Raja Kosmos SH MH. (DOK RIAUPOS.CO)
Kasat Reskrim Polres Siak AKP Dr Raja Kosmos SH MH. (DOK RIAUPOS.CO)

SIAK (RIAUPOS.CO) -- Seorang pelajar SMP Sains Tahfizh Islamic Center Siak, kelas III, tewas saat mempraktikkan keterampilan kelompok di halaman dalam sekolah, Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.

Atas kejadian yang memilukan itu, Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar SH SIK MH, melalui Kasat Reskrim AKP Dr Raja Kosmos SH MH mengatakan sedang berjalan pemeriksaan empat tenaga pendidik, di antaranya kepala sekolah.

Pertayaan dalam pemeriksaan seputar kejadian kecelakaan yang terjadi saat kegiatan pelaksanaan ujian praktik yang menimbulkan korban jiwa. "Karena situasi masih berduka, maka pemeriksaan juga dilakukan berproses," jelas Kasat Kosmos, Kamis (9/4/2026) siang.

Baca Juga: Jumat, Kapolres Sepuh dan Bupati Afni Dijadwalkan Dampingi Pemberian Trauma Healing kepada Pelajar SMP Sains Tahfizh Islamic Center 

Kemungkinan ke depan akan diperdalam lagi terkait kegiatan praktik sains ini, kurikulum dan pengawasannya. "Nanti tentu para saksi lainnya akan ikut diperiksa untuk membuat terang peristiwa ini," ungkap Kasat Kosmos.

Atas pemeriksaan empat tenaga pendidik belum ada ke arah tersangka. Disebutkan Kasat Kosmos, saat ini penyidik masih pengumpulan fakta untuk mencari apakah ada peristiwa pidana di kejadian ini.

Sementara sebelumnya, dijelaskan Kasat Kosmos, telah meninggal 1 orang pelajar laki laki atas nama Muhammat Aqil (15), kelas IX SMP Sains Tahfizh Islamic Center pada saat ujian praktik sains di halaman sekolah. Aqil meninggal pada Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.

Baca Juga: Viral, Warga Kampar Beri Nama Bayinya Ali Khamenei Setelah Minta Izin Kedutaan Iran

Pada siang itu, kegiatan pelajaran IPA dilaksanakan terkait Ujian Prakter Sains. Pada saat pelaksanaan ujian praktek sains terdapat 5 kelompok yang mana masing masing kelompok akan memperagakan hasil karya sains yang telah mereka kerjakan.

Satu kelompok berisi 9 pelajar. Saat giliran tim korban dimulai untuk praktik, korban menyuruh teman kelompoknya untuk menjauh dari titik tempat kejadian perkara.

"Karena korban akan menunjukan/memperagakan aksi ujian prakteknya yang berupa senapan 3D rakitan yang dibuat korban," kata Kasat Kosmos. Korban mengambil posisi sebagai peraga dan melakukan tembakan senjata 3D printer yang dibuat.

Baca Juga: Kenaikan Avtur Ditanggung Negara, Jemaah Tak Perlu Takut Ada Biaya Tambahan

Pada saat tembakan dilakukan terjadi ledakan di senapan 3D rakitan tersebut yang mengakibatkan keluar asap dan suara ledakan, sehingga pecahan senapan 3D rakitan berhamburan, mengenai aula sekolah, dinding kelas.

"Tak hanya itu, ledakan juga mengenai kepala korban, sehingga korban mengalami luka di bagian wajah," ungkap Kasat Kosmos. Korban terkena pecahan senapan 3D rakitan dan dilarikan ke RSUD Siak, setelah dilakukan pemeriksaan korban dinyatakan meninggal dunia. 

Telah dilakukan olah TKP dan temuan penyebab ledakan yaitu hasil karya sain korban berbentuk bagian-bagian plastik, potongan besi dan bubuk hitam. "Bubuk hitam itu kami kirim ke Lapfor Polda Riau," terang Kasat Kosmos. Polres Siak menyampaikan duka mendalam terkait kejadian ini, semoga korban husnul khotimah dan kelurga dapat tabah menerima duka ini.

Editor : Rinaldi
#pelajar smp di siak tewas #kepala sekolah #polres siak